Gelar Pembinaan Satgas, Kemenkumham PB Harap Keamanan Lapas Kian Baik

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com— Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Papua Barat menyelenggarakan kegiatan pembinaan untuk Satuan Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban. Kegiatan tersebut diikuti 25 satuan pengamanan dari seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Manokwari.

Kegiatan dilaksanakan di lapangan Lapas Perempuan Manokwari, Rabu (06/11/24). Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan petugas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Pembimbing Kemasyarakatan Madya Yosep Weyazu, mewakili Kepala Divisi Pemasyarakatan Papua Barat, menekankan pentingnya kolaborasi antari instansi dan peningkatan kapasitas petugas lapas.

“Dengan pembinaan yang terstruktur dan terpadu seperti ini, kita mengharapkan kualitas keamanan dan ketertiban di setiap lapas meningkat,”ujar Yosep.

Baca juga:  Banjir Terjang Wondama, Perkantoran dan 68 Rumah Terendam

Dalam pembinaan ini, Divisi Pemasyarakatan Papua Barat bekerja sama dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat dan satuan Brimob untuk memberikan pelatihan teknis yang mendalam. Pelatihan meliputi beberapa aspek penting, seperti teknik pengendalian huru-hara, identifikasi situasi genting, pengendalian massa, serta strategi penanganan gangguan yang mungkin terjadi di dalam lapas.

Dalam kesempatan ini, perwakilan Polda Papua Barat juga menyampaikan komitmen mereka untuk terus bekerja sama dengan Divisi Pemasyarakatan dalam membina dan memperkuat personel di lingkungan pemasyarakatan.

Baca juga:  Kapolda Papua Barat Tatap Muka dengan Tokoh Lintas Agama, Ajak Jaga Kamtibmas dan Harmoni

Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam pelatihan ini penting untuk menyelaraskan standar pengamanan dan membuat setiap petugas lapas lebih siap dan terlatih, terutama dalam menghadapi situasi-situasi ekstrem.

Kegiatan yang berlangsung dengan tertib ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian pelatihan rutin yang bertujuan untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme petugas. Agar pelatihan semacam ini dapat dilaksanakan secara berkala, sehingga setiap petugas terus diperbaharui keterampilannya dalam mengatasi ancaman dan menjaga ketertiban di lapas.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Papua Barat, Haposan Silalahi menyampaikan penanganan gangguan keamanan di lapas tidak hanya memerlukan fisik yang kuat, tetapi juga kemampuan untuk mengelola tekanan dan meredam emosi serta memiliki keterampilan yang lebih lengkap untuk menghadapi situasi yang beragam kendati di situasi yang penuh tekanan.

Baca juga:  Yuk, Bantu Tuntaskan Regsosek 100 Persen di Papua Barat

“Kita ingin memastikan bahwa setiap petugas lapas memahami pentingnya penguasaan diri dan keterampilan dalam mengelola situasi berisiko tinggi. Ini bukan hanya soal ketahanan fisik, tetapi juga soal mentalitas yang kuat dan kesiapan untuk menjalankan tugas,” terangnya.

Dengan adanya pembinaan dan pelatihan yang komprehensif ini, diharapkan lingkungan lapas, khususnya di Papua Barat, dapat semakin aman dan kondusif.(rls/Red)

Latest articles

PAD Hanya Rp160,17 Miliar, Fraksi Golkar DPRK Manokwari Minta Basis Pajak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari meminta Pemkab Manokwari memperluas basis pajak dan retribusi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Permintaan itu...

Suny Syamsu Terpilih Pimpin Golkar Kaimana

More like this

Yohanis Manibuy Sambut Kajati Papua Barat, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

MANOKWARI, Linkpapua.id- Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy,S.E.,M.H., menyambut langsung kedatangan Kepala Kejaksaan Tinggi Papua...

Suny Syamsu Terpilih Pimpin Golkar Kaimana

MANOKWARI, Linkpapua.id – Musyawarah Daerah (Musda) IV DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kaimana...

Kuasa Hukum Minta Polisi Usut Dugaan Penelantaran di Kasus Yanto Idorway Tewas Tenggelam 

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kuasa hukum keluarga Yanto Idorway meminta polisi mengusut dugaan penelantaran dalam...