Gubernur Papua Barat Minta Tambahan TKD Jadi Rp 5,06 T untuk Percepatan Otsus

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengusulkan kenaikan Dana Transfer ke Daerah (TKD) serta fleksibilitas pemanfaatan dana Otonomi Khusus (Otsus). Langkah ini diambil untuk menjawab keterbatasan fiskal daerah guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua (OAP).

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat meminta penambahan TKD dari semula Rp3,9 triliun menjadi Rp5,06 triliun atau naik sekitar Rp 1,15 triliun. Usulan itu telah disampaikan dalam sebuah paparan resmi bersama pemerintah pusat di Jakarta, Senin (13/4/2026).

Baca juga:  Hari Pahlawan di Papua Barat, Yacob Fonataba : Kita Melawan Kebodohan-Kemiskinan

“Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan untuk menjawab keterbatasan anggaran serta mempercepat pembangunan di Papua Barat,” ujar Dominggus.

Dominggus menekankan penguatan anggaran sangat krusial bagi peningkatan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Penambahan dana tersebut mencakup berbagai komponen mulai dari Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga dana tambahan infrastruktur.

Baca juga:  Wagub Papua Barat Minta Satpol PP Tetap Jaga Kantor Saat Libur Nataru

“Dukungan kebijakan fiskal yang lebih adaptif akan menjadi kunci dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” ucapnya.

Selain itu, Pemprov Papua Barat mendorong agar Dana Bagi Hasil (DBH) migas Otsus tidak sepenuhnya dikategorikan sebagai TKD agar penggunaannya lebih fleksibel. Kebijakan ini dinilai perlu mengingat kondisi geografis wilayah yang memiliki tingkat kemahalan konstruksi sangat tinggi.

Sejumlah poin strategis juga diusulkan, seperti memasukkan belanja hibah keagamaan dan pembinaan olahraga dalam skema pembiayaan dana Otsus. Peningkatan kapasitas aparatur melalui pendidikan dan pelatihan juga diharapkan dapat didukung oleh anggaran tersebut.

Baca juga:  Yustina Ogoney Kembali Terpilih Jadi Ketua Pemuda Katolik Papua Barat

Dukungan pembiayaan untuk kegiatan Majelis Rakyat Papua (MRP) turut menjadi bagian dari usulan penyesuaian regulasi fiskal ini. Dominggus berharap pemerintah pusat memberikan ruang pemanfaatan anggaran yang lebih luas bagi daerah terpencil. (LP14/red)

Latest articles

Menag Ajak Peserta Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat Peduli Lingkungan

0
JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat, untuk peduli...

More like this

Menag Ajak Peserta Pesparawi Nasional XIV di Papua Barat Peduli Lingkungan

JAKARTA, LinkPapua.id - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak seluruh peserta Pesta Paduan Suara...

Pengambilan Sumpah PNS di Kemenkum Papua Barat, Kakanwil Ingatkan Pentingnya Integritas

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat, Sahata Marlen Situngkir, memimpin...

Kick Off Pesparawi Nasional XIV di Jakarta, Menag Ingatkan Keamanan-Ketertiban

JAKARTA, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat resmi memulai tahapan pelaksanaan Pesta Paduan...