MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (Wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani geram melihat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov. Lakotani langsung memerintahkan Inspektorat memanggil dan memberikan pembinaan disiplin kepada tiga OPD yang mangkir dari apel gabungan di Kantor Gubernur, Jumat (28/11/2025).
Perintah pemanggilan itu dikeluarkan setelah Lakotani melihat jelas absennya ASN dari tiga OPD dalam barisan apel gabungan. Dia meminta Kepala Inspektorat untuk segera mengambil tindakan pembinaan.
“Saya lihat ini DPMPTSP, Dinas Peternakan, bahkan Brida Papua Barat tidak ada ASN yang mengikuti apel. Saya minta setelah apel Pak Inspektur memanggil ketiganya dan memberikan arahan kedisiplinan,” ujar Lakotani.
Lakotani menegaskan bahwa apel gabungan merupakan kesepakatan internal Pemprov Papua Barat. Oleh sebab itu, apel wajib diikuti oleh seluruh ASN tanpa terkecuali.
Menurutnya, apel bukan hanya sekadar kehadiran fisik, tetapi juga ruang untuk pimpinan menyampaikan arahan penting. Apel juga memastikan kesiapan OPD dalam menjalankan program daerah.
“Jika ada yang tidak ikut apel maka sama saja tidak menghargai pimpinan,” katanya.
Selain persoalan disiplin kehadiran, Lakotani juga menyoroti masalah ketidakseragaman pakaian ASN pada apel hari Jumat. Dia mengingatkan bahwa sudah ada surat edaran mengenai kewajiban penggunaan kaos seragam yang jelas.
Menurutnya, pemandangan ASN dengan pakaian yang beragam dan tidak seragam sangat tidak enak dipandang. Surat edaran sudah disampaikan ke seluruh OPD untuk menertibkan pakaian seragam khusus hari Jumat.
“Saya lihat ASN memakai baju warna-warni seperti di pasar atau di pelabuhan. Sudah ada surat ke OPD untuk menertibkan pakaian seragam khusus hari Jumat agar kita semua sama dan enak dipandang,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Lakotani turut menyinggung capaian penyerapan anggaran APBD Papua Barat. Dia menyebut penyerapan sudah mendekati target nasional, tetapi seluruh OPD harus tetap melakukan percepatan.
Percepatan ini dinilai penting mengingat batas akhir tahun anggaran semakin dekat dan harus dikejar. Pihaknya bersyukur penyerapan anggaran masih bisa mengejar target nasional.
“Beberapa hari lalu kita kedatangan tamu dari Mendagri dan membahas tentang penyerapan anggaran. Syukur kita masih bisa mengejar target nasional,” ucapnya. (LP14/red)








