MANOKWARI, LinkPapua.id – Perekonomian Provinsi Papua Barat mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 4,64 persen pada periode triwulan I tahun 2026. Capaian ini merujuk pada perbandingan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) terhadap periode yang sama pada tahun sebelumnya.
“Ekonomi Papua Barat triwulan I 2026 terhadap triwulan I 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 4,64 persen (y-on-y),” tulis Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat dalam siaran persnya dikutip, Kamis (14/5/2026).

Nilai PDRB Papua Barat berdasarkan harga berlaku menyentuh angka Rp21.100,62 miliar di wilayah perkotaan hingga pelosok Papua Barat. Sementara itu, nilai ekonomi atas dasar harga konstan 2010 tercatat berada pada angka Rp13.565,88 miliar.
Sektor produksi pada bidang penyediaan akomodasi serta makan minum mencatatkan kenaikan tertinggi hingga angka 7,82 persen. Komponen pengeluaran konsumsi pemerintah juga memberikan kontribusi signifikan dengan pertumbuhan sebesar 19,83 persen.
Laju pertumbuhan ekonomi Papua Barat jika dibandingkan dengan triwulan IV 2025 berada pada angka 0,67 persen secara quarter-to-quarter. Lapangan usaha perdagangan besar dan eceran serta reparasi mobil dan sepeda motor mendominasi sisi produksi dengan pertumbuhan 1,93 persen.
Komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,34 persen pada periode laporan ini. Seluruh data tersebut merangkum fluktuasi ekonomi yang terjadi di berbagai sektor usaha di seluruh Papua Barat. (*/red)








