Plt Sekda Papua Barat Pastikan Rencana Perluasan Lahan Sawit Masih Dikaji

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Plt Sekda Papua Barat Yacob S Fonataba mengatakan, rencana perluasan lahan kelapa sawit di Papua Barat masih dalam pengkajian. Fonataba menyebutkan, banyak aspek yang harus dipertimbangkan sebelum sampai pada rumusan baku.

Menurutnya, beberapa waktu lalu Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Papua Barat telah menggelar rencana aksi daerah kelapa sakit berkelanjutan. Dikatakan bahwa dari pertemuan itu telah disusun beberapa indikator.

“Indikator itulah yang akan menjadi pertimbangan dalam pengambilan kebijakan menyangkut perluasan areal lahan kelapa sawit,” ujarnya.

Baca juga:  Gubernur Papua Barat Resmikan Pondok Jualan di Kampung Aimasi, Dukung Peningkatan UMKM

Fonataba menyebutkan bahwa untuk perluasan lahan perlu dilakukan pengkajian. Sehingga ketika ada investor yang meminta tidak langsung diberi persetujuan.

Menurutnya dalam membuka perluasan area lahan kelapa sakit perlu mengarah pada arahan baku yang telah ditetapkan.

“Areal penggunaan lain yang nantinya digunakan sebagai areal pembukaan lahan baru itupun perlu dilakukan pengkajian lingkungan. Sehingga dari pengkajian akan diputuskan APL tersebut dapat digunakan atau tidak,” terang dia.

Baca juga:  HUT Ke-26 Papua Barat, Gubernur Dominggus Paparkan Capaian Pembangunan

Dilaporkan bahwa kelapa sawit di Indonesia tergolong sebagai penyumbang produk domestik regional bruto (PDRB) terbesar untuk Indonesia. Selain mengedepankan kelestarian lingkungan diperlukan juga pengembangan ekonomi kerakyatan.

Berdasarkan data BPS PDRB kelapa sawit pada tahun 2021 mencapai 3,94%. Dengan rata-rata produktivitas 2,5 ton CPO per hektare per tahun. Hal ini merupakan fakta bahwa perkebunan kelapa sawit di Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

Baca juga:  Kabar Duka, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat Lasarus Ullo Meninggal

“Perluasan area lahan kelapa sawit berkaitan dengan pengembangan ekonomi kerakyatan tapi diperlukan perhatian pada kelestarian lingkungan,” jelas Fonataba.

Di akhir Fonataba mengatakan bahwa perluasan areal lahan sangat diperlukan sesuai dengan arahan Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Tetapi hal itu perlu dilakukan pengkajian lingkungan sehingga tidak berdampak buruk pada kelestarian lingkungan.(LP14/red)

Latest articles

Dominggus Buiney Ingatkan Pemuda KNPI: Disiplin-Moral Kunci Pemimpin Masa Depan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Senior KNPI Papua Barat sekaligus mantan Ketua KNPI Manokwari, Dominggus Buiney, mengingatkan generasi muda agar mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan....

More like this

Dominggus Buiney Ingatkan Pemuda KNPI: Disiplin-Moral Kunci Pemimpin Masa Depan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Senior KNPI Papua Barat sekaligus mantan Ketua KNPI Manokwari, Dominggus Buiney,...

KNPI Papua Barat Serukan Persatuan Pemuda, Siapkan Generasi Emas 2045

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPD KNPI Papua Barat menyerukan persatuan organisasi kepemudaan untuk mempersiapkan generasi...

Ditreskrimum Polda Papua Barat Ungkap Tiga Kasus Curanmor, Lima Orang Jadi Tersangka

MANOKWARI, Linkpapua.id – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua Barat mengungkap tiga laporan...