Organda dan IKCBO Klarifikasi Aksi Penolakan Maxim di Manokwari

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Organisasi Angkutan Darat (Organda) dan Ikatan Kerukunan Car Bike Online (IKCBO) Manokwari memberikan klarifikasi terkait aksi mereka pada 18 Maret lalu yang sempat dikaitkan dengan penolakan layanan transportasi Maxim di Manokwari.

Mereka menegaskan bahwa aksi tersebut bukan bertujuan untuk menolak Maxim, melainkan mengajak seluruh pemangku kepentingan duduk bersama membahas kebijakan transportasi yang adil dan tertib.

Wakil Ketua Organda Manokwari, David Mambrasar, yang didampingi Ketua IKCBO, Yohanis Mansim, menyesalkan adanya oknum yang memanfaatkan aksi damai mereka untuk menciptakan ketegangan antara pengemudi transportasi online dan konvensional.

Baca juga:  Lebaran Iduladha 2023, Pemkab Manokwari Sumbangkan 118 Ekor Hewan Kurban

“Dinodai oleh beberapa oknum yang menciptakan ketidaknyamanan antara pejasa transportasi online dan konvesional,” ujarnya, Kamis, (20/3/2025).

Ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi serta mengimbau seluruh pengemudi transportasi, baik online maupun konvensional, untuk tetap menjaga ketertiban.

Baca juga:  Debat Cabup dan Cawabup Mansel Dijaga Ketat Kepolisian

“Saya juga imbau agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab sambil menunggu pertemuan yang akan digelar antara pemda dinas terkait, aplikator (Maxim), dan pejasa konvesional/online,” katanya.

Sementara itu, Ketua IKCBO Manokwari, Yohanis Mansim, mengungkapkan bahwa pihaknya akan menindak tegas setiap tindakan provokatif yang mencoreng nama baik Organda.

“Kami melakukan aksi damai ingin menyampaikan aspirasi kami kepada Bupati Manokwari. Namun, adanya oknum yang membonceng aksi kami dan membuat onar justru mencoreng nama baik Organda kami akan tindak serius,” ucapnya.

Baca juga:  Buka Penjaringan Cakada, 1 Pasangan Sudah Daftar ke PDI-P Tambrauw

Ia pun mengapresiasi langkah pemerintah daerah dalam meredam ketegangan dan mendorong solusi terbaik bagi semua pihak.

“Saya sebagai ketua mengucapkan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan pejasa transportasi belakangan ini yang menimbulkan keresahan di lingkungan masyarakat,” tuturnya. (LP14/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

DPRK Teluk Wondama Minta Percepatan Pembangunan Gereja Jelang Sidang Sinode GKI

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, mendorong pemerintah daerah mempercepat pembangunan...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...