Dominggus Sepakat Kewenangan SMA-SMK Dikembalikan ke Provinsi: Kabupaten Terlalu Terbebani

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, sepakat kewenangan pengelolaan pendidikan menengah atas (SMA-SMK) harus dikembalikan ke pemerintah provinsi. Dia menilai beban tanggung jawab pemerintah kabupaten sudah terlalu besar jika harus tetap mengelola pendidikan setingkat SMA dan sederajat.

Pernyataan ini disampaikan Dominggus usai memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (2/5/2025). Menurutnya, keputusan itu merupakan hasil kesepakatan dalam rapat kerja (raker) bupati se-Papua Barat.

Baca juga:  Komisi XII DPR RI Kunjungi Manokwari Bahas Pemerataan Listrik dan BBM

“Saat raker bupati lalu seluruh bupati sepakat mengembalikan kewenangan SMA-SMK kepada pemerintah provinsi. Saat ini pemerintah provinsi tengah berupaya mempersiapkan hal itu,” ujarnya.

Dominggus menjelaskan, sebelumnya SMA-SMK memang berada di bawah pengelolaan provinsi. Namun, kebijakan transfer dana Otonomi Khusus (Otsus) langsung ke kabupaten/kota menyebabkan kewenangan itu beralih ke kabupaten.

Baca juga:  10 Anak Binaan Pj Gubernur Papua Barat di Mansel Dinyatakan Bebas Stunting

Namun, pengalihan tersebut justru menambah beban berat bagi kabupaten/kota. Menurutnya, kabupaten sudah mengelola TK, SD, dan SMP. Jika ditambah SMA-SMK, mereka harus menanggung biaya bangunan, gaji guru, dan fasilitas lainnya. Hal itu dinilai terlalu berat.

Baca juga:  Bedah Postur APBD 2025, DPR Papua Barat Sodorkan 29 Catatan

“Sehingga bupati se-Papua Barat mengusulkan untuk mengembalikan kewenangan SMA-SMK kepada pemerintah provinsi sehingga secara nasional kewenangan SMA-SMK di bawah naungan pemerintah provinsi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dominggus mengungkapkan, usulan ini juga telah dibahas dalam forum Asosiasi Gubernur se-Papua dan akan segera disampaikan secara resmi kepada Presiden, Menteri Pendidikan, dan DPR RI. (LP14/red)

 

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...

Gubernur Papua Barat Keluarkan Edaran Kesiapsiagaan Karhutla dan Antisipasi El Nino 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menerbitkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.1/1344/GPB/2026 tentang...

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...