26.5 C
Manokwari
Rabu, Maret 25, 2026
26.5 C
Manokwari
More

    BPBD Papua Barat Gercep Tangani Banjir di Mansaburi, Salurkan Air Bersih ke Warga

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Papua Barat bergerak cepat (gercep) menanggulangi dampak banjir yang melanda Kampung Mansaburi, Distrik Masni, Kabupaten Manokwari. Salah satu langkah tanggap darurat yang langsung dilakukan adalah penyediaan air bersih bagi warga terdampak.

    Meluapnya Sungai Wariori akibat hujan dengan intensitas tinggi pada 13 Mei 2025 lalu menyebabkan 35 rumah warga dan 2 tempat ibadah di RT 03 dan RT 04 Kampung Mansaburi terendam banjir. Sebanyak 60 jiwa dari 20 kepala keluarga terdampak langsung oleh peristiwa tersebut.

    Baca juga:  Pemprov Papua Barat Latih 35 Wirausaha Baru Tingkatkan Daya Saing Digital

    Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim reaksi cepat untuk melakukan kaji cepat di lapangan, serta menyalurkan kebutuhan mendesak, termasuk air bersih.

    “Kami telah menyediakan air bersih dan kami juga telah mengusulkan kepada Gubernur (Dominggus Mandacan) untuk dikeluarkan status tanggal darurat dan pembentukan posko,” ujarnya, Senin (9/6/2025).

    Meski menghadapi kendala seperti sumber air yang jauh dari lokasi banjir, tim BPBD tetap berupaya maksimal agar distribusi air bersih bisa menjangkau seluruh warga terdampak.

    Baca juga:  Pesparawi XIV di Manokwari, KEPP OKP Minta Menko IPK Kirim Bantuan Bus

    “Sumber air yang sangat jauh mengharuskan kami membuat parit dan menyalurkan air hingga ke lokasi bencana. Kami saluran kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, dampak cuaca dengan intensitas hujan yang masih tinggi cukup menyulitkan tim kami serta keterbatasan anggaran membuat kami cukup kewalahan,” ungkapnya.

    Selain air bersih, korban bencana juga sangat membutuhkan bantuan tim medis, kebutuhan dasar, serta fasilitas sanitasi. Derek menegaskan pentingnya keterlibatan BPBD kabupaten untuk turut membantu penanganan di wilayah mereka.

    Baca juga:  Wagub Papua Barat Akui Perencanaan Otsus Masih Lemah dan Minim Data Valid

    Dia juga mendorong agar perbaikan alur Sungai Wariori segera dilakukan guna mencegah banjir serupa di masa mendatang.

    “Alur Sungai Wariori itu harus segera diperbaiki agar ketika kapasitas air meningkat dapat menampung airnya dan tidak meluap,” katanya.

    Warga terdampak saat ini masih membutuhkan bantuan dasar dan dukungan operasional untuk tim yang bekerja di lapangan. (LP14/red)

    Latest articles

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu Hukum dari berbagai latar belakang mulai dari anggota polisi hingga...

    More like this

    Eks Kadis-Polisi Jadi Lulusan Perdana Hukum UNCRI, Rektor Ingatkan Moral

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan perdana Program Studi Ilmu...

    Yudisium Perdana, 50 Lulusan Fakultas Hukum Uncri Resmi Sandang Gelar Sarjana Hukum

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) mewisuda 50 lulusan Program Studi Ilmu Hukum...

    Persipegaf Launching Jersey Baru, Siap Arungi Liga 4

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak, Dominggus Saiba S.Pd.K., M.Si bersama Sekretaris Daerah, Ever Dowansiba...