Disdikbudpora Bintuni Bantah Proyek TK Bhayangkari Mangkrak, Tegaskan Masih Berjalan

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.com -Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora), menegaskan proyek pembangunan TK Bhayangkari tidak mangkrak dan masih berjalan secara bertahap.

Penegasan ini disampaikan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikbudpora) sebagai klarifikasi atas pemberitaan sejumlah media yang menyebut proyek senilai Rp6 miliar itu terbengkalai.

Kepala Disdikbudpora Teluk Bintuni, Henry Donald Kapuangan, menyampaikan klarifikasi ini dalam konferensi pers di Bintuni, Minggu (15/6/2025). Dia didampingi Kabid Pendidikan Dasar sekaligus Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Solikhudin, dan Kasubag Perencanaan, Ahmad Masrur.

Baca juga:  Trend Gangguan Kantibmas di Papua Barat Meningkat Sepanjang Tahun 2023

Isu proyek mangkrak mencuat setelah Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Sisar Matiti menyoroti progres fisik pembangunan TK Bhayangkari milik Polres Teluk Bintuni yang dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah dicairkan. Direktur Eksekutif YLBH, Yohanes Akwan, bahkan meminta atensi Polda Papua Barat terkait hal ini.

Menanggapi hal itu, Solikhudin menegaskan bahwa informasi yang menyebut proyek mangkrak adalah tidak benar. Dia menjelaskan, proyek dilaksanakan secara bertahap dan saat ini masih berlanjut.

Baca juga:  Porwanas Ke XIV Masuk Agenda Resmi Hari Jadi Pemprov Kalsel ke 74 Tahun  

“Pekerjaan ini tidak mangkrak. Proyeknya memang bertahap dan masih ada kelanjutan ke tahap berikutnya. Proyek ini juga sudah diperiksa oleh BPK RI,” ujarnya.

Terkait isu pencairan anggaran sebesar Rp1,5 miliar untuk pengadaan mebeler, Kasubag Perencanaan Ahmad Masrur menyebut bahwa tidak pernah ada anggaran tersebut dalam dokumen Disdikbudpora.

“Pengadaan mebeler belum dianggarkan karena bangunan fisik belum selesai. Mebeler baru bisa diadakan jika bangunan sudah siap,” katanya.

Pernyataan tersebut ditegaskan kembali Kepala Disdikbudpora. “Setelah kami lakukan pengecekan, tidak ada anggaran Rp1,5 miliar dalam pembiayaan kami untuk pengadaan mebeler. Kami pastikan proyek pembangunan TK Bhayangkari masih berjalan dan akan dilanjutkan sesuai ketersediaan anggaran,” paparnya.

Baca juga:  Bupati Bintuni Jadi Irup HUT RI, Dorong Persatuan dalam Keragaman

Dia juga memastikan bahwa pihaknya akan terus menyampaikan informasi berdasarkan data agar tidak menimbulkan kesimpangsiuran di tengah masyarakat.

“Kami ingin agar informasi ini tidak menjadi bola liar. Pemerintah tetap berkomitmen menyelesaikan pembangunan TK Bhayangkari dan kami terbuka terhadap pengawasan dari semua pihak,” pungkasnya. (LP5/red)

Latest articles

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di Pengadilan Negeri (PN)...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Rendani, Sejumlah Pesawat Tunda Pendaratan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Rendani Manokwari, Papua...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...