26.8 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
26.8 C
Manokwari
More

    Pejabat Papua Barat Ajak ASN dan Warga Tak Takut Donor Darah

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengajak aparatur sipil negara (ASN) dan warga agar tidak takut mendonorkan darah. Ia menilai donor darah tak hanya bermanfaat bagi penerima, tetapi juga bagi kesehatan pendonor.

    “Mari saya ajak mendonorkan darah. Jangan takut-takut karena sebelum donor kita akan dicek kesehatannya, jika sehat dilanjutkan dan jika tidak sehat maka donor darah dapat ditunda,” ujarnya di lapangan apel Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (10/10/2025).

    Barnabas mengaku sudah rutin donor darah sejak masa kuliah. Ia bahkan merasa tidak nyaman jika terlalu lama tidak melakukannya.

    Baca juga:  Jadi Potensi Alam Terbesar, Papua Barat Komitmen Pertahankan Hutan

    “Sejak kuliah saya sudah rutin donor darah sehingga sudah tidak tahu berapa kantong darah yang sudah saya donorkan. Saya rasa sakit dan gelisah jika lama tidak donor darah,” katanya.

    Ia menyambut baik kegiatan donor darah yang digelar Pemprov Papua Barat dalam rangka HUT ke-26 provinsi itu. Menurutnya, aksi kemanusiaan ini bisa menumbuhkan kepedulian sosial di kalangan ASN dan masyarakat.

    Kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis ini digelar di tribune lapangan apel. Giat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 provinsi yang jatuh pada 12 Oktober 2025.

    Baca juga:  Hanura Buka Penjaringan Cakada PBD, Gabriel Asem Daftar di Hari Pertama

    Direktur RSUP Papua Barat, Arnoldus Tiniap, menyebut donor darah adalah bentuk kemanusiaan yang tulus karena menolong tanpa memandang siapa yang dibantu. Ia mengatakan kegiatan ini sangat bernilai bagi sesama karena dilakukan tanpa pamrih.

    “Donor darah adalah bentuk kegiatan kemanusiaan yang sangat baik. Karena kita menolong orang tanpa kita tahu siapa yang kita tolong,” sebutnya.

    Arnold menjelaskan donor darah membantu merangsang pembentukan sel darah baru dan menyeimbangkan kadar darah dalam tubuh. Ia juga menyarankan agar pemeriksaan kesehatan rutin dilakukan setidaknya setiap enam bulan.

    “Dengan kita donor darah setiap tiga bulan sebenarnya kita sedang merangsang pertumbuhan sel darah yang baru. Donor darah juga mengurangi sel-sel yang berlebihan dalam tubuh yang terkandung dalam darah,” tuturnya.

    Baca juga:  Pekan Sagu Nusantara 2020, Wagub: Olahan sagu harus disajikan pada acara formal Papua Barat

    Ia menambahkan manfaat donor darah akan kembali dirasakan ketika seseorang atau keluarganya membutuhkan darah. Menurutnya, mendonorkan darah hari ini bisa menjadi penyelamat bagi diri sendiri di masa depan.

    “Ini sangat baik sekali, kita mendonorkan darah memberikan darah untuk mereka yang membutuhkan. Karena pasti nantinya kita atau keluarga akan merasakan bagaimana susahnya mencari darah. Jika kita pernah mendonorkan darah maka kemudahan mendapatkan darah akan kita rasakan,” terangnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada Kamis (25/3/2026).‎Pembangunan tersebut meliputi ruang kelas baru, ruang administrasi, laboratorium...

    More like this

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Kapolda Papare Hadiri Rapim Kodam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id— Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan...

    Musda II PWKI Papua Barat, Bupati Manokwari Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan

    MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou bersama sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi...