25.3 C
Manokwari
Senin, Maret 30, 2026
25.3 C
Manokwari
More

    Capaian CKG Puskesmas Prafi 70%, IFM Dapat Apresiasi

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Kepala Puskesmas Prafi Ferdinan Elkana Woof mengapresiasi Ikatan Finya Maybrat (IFM) karena ikut mendorong capaian cek kesehatan gratis (CKG) yang kini mencapai 70 persen. Dia menyebut IFM berperan besar meningkatkan partisipasi warga.

    “Secara keseluruhan yang menjadi bagian Puskesmas Prafi sebanyak 4.000 masyarakat telah mengikuti CKG. Kami mengapresiasi IFM turut mendorong masyarakat untuk melakukan cek kesehatan. Sehingga hari ini kami mengerjakan 25 orang petugas kesehatan dengan 2 dokter umum, perawat, bidan dan ahli gizi,” ujarnya pada kegiatan CKG, Sabtu (15/11/2025).

    Ferdinan menjelaskan CKG telah berjalan sejak Februari 2025 sesuai program Presiden RI Prabowo Subianto. Dia mengatakan total 4.000 warga sudah mengikuti layanan tersebut.

    Baca juga:  Saksi Terkait Dugaan Pembunuhan Perempuan di Arfai Bertambah

    Ferdinan optimistis capaian CKG dapat maksimal hingga akhir 2025. Dia menilai program ini penting karena mampu mendeteksi penyakit sejak dini sehingga penanganan lebih cepat.

    Dia menyebut banyak warga Prafi yang menderita diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Kondisi itu disebut dipicu pola hidup tidak sehat.

    Penanganan langsung dilakukan dokter usai pemeriksaan awal. Dia memastikan seluruh data kesehatan terus diperbarui dan dievaluasi.

    Penanggung jawab CKG Puskesmas Prafi Wahyu Siti Kuntari menyebut pemeriksaan dimulai dari skrining dasar seperti berat badan, tinggi badan, tekanan darah, dan periksa darah. Dari skrining awal itu, petugas juga menetapkan status gizi pasien.

    Baca juga:  Pj Gubernur Paulus Waterpauw Bakal Kunker ke Bintuni, Resmikan 17 Titik Sumur Bor-Serahkan Bantuan BBR

    “Dari pemeriksaan skrining awal petugas akan menanyakan riwayat penyakit atau penyakit yang pernah di derita keluarga lalu diarahkan ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut,” katanya.

    Kuntari mengatakan hasil pemeriksaan juga dapat diakses secara online. Pasien bisa mengetahui jenis penyakit yang diderita melalui sistem tersebut.

    Dia melaporkan capaian CKG terbesar saat ini berasal dari siswa sekolah. Tim Puskesmas Prafi melakukan jemput bola ke sekolah sehingga 2.800 siswa telah diperiksa.

    Baca juga:  Masuki Masa Tenang, Bawaslu Manokwari Mulai Tertibkan APK

    “Untuk anak-anak sekolah paling banyak menderita obesitas dan penyakit kulit hal itu dipicu oleh makanan yang instan, sementara untuk anak-anak pesantren lebih banyak menderita penyakit kulit,” tuturnya.

    Kuntari mengakui partisipasi CKG dari masyarakat umum masih rendah karena minimnya kesadaran memeriksa kesehatan. Namun dia mengapresiasi IFM karena ikut menggerakkan warga Maybrat dan masyarakat umum.

    “Dengan adanya dorongan dari organisasi masyarakat lebih semangat untuk mengikuti CKG secara tidak langsung juga membantu kami tim kesehatan untuk menangani sejak dini,” ucapnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Dukungan Mengalir, Prof Hammar Digadang Jadi Kandidat Kuat Ketum KONI Papua...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinamika bursa pemilihan Ketua Umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Papua Barat periode lima tahun ke depan mulai memanas....

    More like this

    Sepekan Pasca Lebaran, PELNI Telah Angkut 153 Ribu Penumpang Arus Balik

    JAKARTA, Linkpapua.id-PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) memastikan arus balik Angkutan Lebaran...

    Wakapolda Papua Barat Hadiri Wisuda UNCRI, Wujud Dukungan dalam Pengembangan SDM

    MANOKWARI, Linkpapua.id– Sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah,...

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM di Papua Barat Daya

    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH...