Dominggus Sampaikan Nota Keuangan APBD Papua Barat 2026, Fokus 3 Agenda Utama

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan menegaskan fokus pada tiga agenda utama pembangunan daerah. Dia meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat untuk meneliti dan mengkaji dokumen anggaran tersebut agar keputusan yang diambil tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

Dia menyebut penyampaian nota keuangan ini merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat. Agenda ini dilangsungkan dalam rapat paripurna DPR Papua Barat yang digelar di Hotel Aston Niu, Manokwari, Jumat (12/12/2025).

Baca juga:  Komandan Pasmar 3 tinjau latihan Yontaifib 3 Marinir

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan Rancangan APBD Papua Barat Tahun Anggaran 2026 kepada DPR Papua Barat untuk dibahas dan mendapat persetujuan bersama,” ujar Dominggus.

Dominggus menjelaskan prioritas pembangunan tahun 2026 mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah (RKP) nasional dan diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Papua Barat. Fokus pembangunan diarahkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan sebagai investasi jangka panjang sumber daya manusia (SDM).

Baca juga:  Dorong Sektor Pariwisata, Pemprov Papua Barat Gandeng PSOI-Unhas  

Pemerintah juga berfokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan UMKM. Program tersebut dikemas dalam tiga agenda utama: Papua Barat Sehat, Papua Barat Cerdas, dan Papua Barat Produktif, yang mulai dijalankan sejak 2025.

Secara umum, Dominggus memaparkan gambaran besar Rancangan APBD 2026, yaitu pendapatan daerah dianggarkan sebesar Rp4,408 triliun dan belanja daerah sebesar Rp4,468 triliun. Pendapatan terdiri dari PAD sebesar Rp645,36 miliar dan transfer pusat mencapai Rp3,76 triliun.

Baca juga:  Garap Potensi Wisata, Asisten II Setda Papua Barat: Harus Kerja Sama-sama

Adapun rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua II DPR Papua Barat Syamsuddin Seknun serta dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dan jajaran Forkopimda. Syamsuddin menyampaikan bahwa dokumen APBD 2026 akan menjadi dasar bagi DPR untuk melanjutkan pembahasan pada tingkat berikutnya.

“DPR berkomitmen melaksanakan pembahasan secara transparan dan tetap mementingkan kepentingan rakyat Papua Barat,” katanya. (LP14/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...

Komisi IV DPRK Manokwari Monitoring Pengadaan Meubelair Sekolah dalam LKPJ Bupati Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari melakukan monitoring lapangan terhadap program Dinas Pendidikan...