Trofi Abyakta Menanti 3 Wali Kota-7 Bupati di HPN 2026 Banten

Published on

JAKARTA, LinkPapua.id – Sebanyak 10 kepala daerah yang terdiri dari 3 wali kota dan 7 bupati dipastikan memboyong trofi Abyakta pada ajang Anugerah Kebudayaan (AK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat 2026. Para pemimpin daerah ini sukses mempertahankan proposal kebudayaan unggulannya di hadapan dewan juri sebagai representasi komitmen pembangunan berbasis kearifan lokal.

“Mereka berhak menerima trofi Abyakta pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten 9 Februari 2026 mendatang,” ujar Direktur Anugerah Seni dan Kebudayaan PWI Pusat Yusuf Susilo Hartono, Selasa (13/1/2026).

Baca juga:  Try Sutrisno Meninggal, Pemerintah Imbau Kibarkan Bendera Setengah Tiang 3 Hari

Saat proses penilaian, 3 bupati di antaranya terpaksa melakukan presentasi secara daring demi menjalankan tugas negara dan kemanusiaan. Meski sedang berduka memakamkan orang tua hingga menangani bencana alam di Sumatra, mereka tetap profesional memaparkan program budayanya.

Daftar peraih penghargaan ini mencakup Wali Kota Malang Wahyu Hidayat yang membawa konsep kota kreatif dunia serta Bupati Temanggung Agus Setyawan dengan Kuda Lumping-nya. Selain itu, ada Wali Kota Samarinda Andi Harun yang sukses mengangkat sarung tenun lokal menjadi pusaka nasional.

Baca juga:  HPN di Kendari, Wagub Papua Barat: Pers Harus Jadi Filter Informasi

Bupati Manokwari Hermus Indou juga menjadi salah satu penerima trofi melalui Festival Teluk Doreh yang mengusung harmoni sosial di Papua. Sementara dari Sumatra, Bupati Labuhanbatu Maya Hasmita menonjol lewat gerakan empati masyarakat sejak dini.

Anugerah tahun ini terasa spesial karena PWI Pusat resmi menambah kategori baru yang menyasar wartawan senior beserta komunitasnya. Nama-nama seperti Rahmi Hidayati dari komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia turut tercatat sebagai penerima trofi bergengsi tersebut.

Baca juga:  Ketua MPR RI Dukung Penyelenggaraan Hari Pers Nasional 2023

Kategori wartawan ini melengkapi daftar penghargaan yang sebelumnya hanya diperuntukkan bagi bupati dan wali kota sejak tahun 2016. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pers dan pegiat budaya dalam menjaga identitas bangsa.

Puncak penyerahan penghargaan ini dijadwalkan berlangsung meriah di Provinsi Banten bertepatan dengan HPN. Seluruh pemenang dipastikan hadir untuk menerima apresiasi tertinggi atas dedikasi mereka dalam melestarikan seni dan budaya Nusantara. (*/red)

Latest articles

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Kodim 1801/Manokwari Bersihkan Kali Sahara

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1801/Manokwari melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan Kali Sahara...

More like this

Sidang PHPU di MK, KPU Akui Tak Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran ke Disdik

JAKARTA, LinkPapua.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui tidak melakukan verifikasi langsung ke dinas...

Denny Indrayana cs Gugat Gibran di MK, Minta Presiden Ajukan 2 Wapres Baru

JAKARTA, LinkPapua.id – Denny Indrayana bersama sejumlah pihak mengajukan permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum...

Menkop Ferry Targetkan 25 September Manajer KDKMP Mulai Masuk Kantor

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...