UNIPA Terjunkan 185 Mahasiswa KKN ke Manokwari Selatan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Universitas Papua (UNIPA) menerjunkan sebanyak 185 mahasiswa untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel). Ratusan mahasiswa tersebut bakal disebar ke 15 kampung untuk menjalankan berbagai program pengabdian masyarakat.

“Jumlah peserta KKN tahun ini sebanyak 185 mahasiswa yang berasal dari sejumlah fakultas. Saat ini mereka mengikuti pembekalan selama 2 hari dan akan dilepas secara langsung di Rektorat UNIPA di minggu ini,” ujar Kepala LPPM UNIPA, Freddy Pattiselanno, usai pembukaan pembekalan KKN di Aula Utama UNIPA, Selasa (20/1/2026).

Ratusan mahasiswa tersebut berasal dari beragam latar belakang keilmuan mulai dari fakultas teknik, ekonomi, hingga pertanian. Nantinya, setiap kelompok akan diisi oleh mahasiswa dari lintas fakultas agar dapat bekerja secara multidisiplin.

Baca juga:  Keseimbangan Pendidikan Formal dan Informal Membentuk Generasi Muda Papua yang Berilmu serta Berbudaya 

Freddy merinci sebaran peserta terdiri dari FEB 38 orang, Teknik 48 orang, FAPERTA 6 orang, Sastra dan Budaya 19 orang, dan FATETA 7 orang. Selain itu, terdapat pula dari FKIP 24 orang, FMIPA 5 orang, FPIK 2 orang, serta Teknik Perminyakan dan Pertambangan sebanyak 36 orang.

“Setelah pembekalan, mahasiswa akan dibagi ke dalam kelompok berjumlah 8 hingga 10 orang yang berasal dari lintas fakultas. Ini penting agar mahasiswa dapat bekerja secara multidisiplin,” jelasnya.

Baca juga:  Pemda Tambrauw-Unipa Bangun Kerja Sama, Selamatkan Hutan Konservasi

Seluruh peserta KKN diwajibkan untuk membangun komunikasi yang intensif dengan pemerintah kampung dan tokoh masyarakat setempat. Hal ini bertujuan agar program yang dijalankan mahasiswa selaras dengan kebutuhan nyata warga di lokasi penempatan.

“Mahasiswa tidak datang hanya untuk menjalankan program kampus, tetapi juga harus berkoordinasi dengan kepala kampung dan masyarakat setempat,” katanya.

Kepesertaan program KKN ini hanya diperuntukkan bagi mahasiswa aktif yang telah menuntaskan persyaratan akademik minimal 110 SKS. Secara umum, para peserta merupakan mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan di semester enam hingga tujuh.

Baca juga:  Rektor Unipa Dipolisikan atas Dugaan Pencemaran Nama Baik Suku

“Mahasiswa yang berhak mengikuti KKN adalah mereka yang telah menempuh minimal 110 SKS. Umumnya mereka berada di semester enam hingga tujuh,” tambah Freddy.

Kehadiran mahasiswa UNIPA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi percepatan pembangunan di wilayah Manokwari Selatan. Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan di Tanah Papua.

“Kami berharap kerja sama yang baik dengan pemerintah kampung dan daerah, karena kehadiran mahasiswa ini pada dasarnya adalah bagian dari upaya mendorong pembangunan berbasis masyarakat,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Hermus Pastikan Bantuan Beras Layak Diterima Masyarakat

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari melakukan pemeriksaan kualitas program bantuan pangan untuk alokasi Juli–September 2026. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan beras yang disalurkan kepada masyarakat...

More like this

Bupati Hermus Pastikan Bantuan Beras Layak Diterima Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten Manokwari melakukan pemeriksaan kualitas program bantuan pangan untuk alokasi Juli–September...

Pemprov Papua Barat Mulai Gerakan Tanam 1 Juta Pohon Matoa, Distribusi Bibit Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memulai gerakan penanaman 1 juta pohon...

Pemkab Manokwari Siapkan Dua Lokasi Alternatif untuk TPA Baru

MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai menyiapkan langkah untuk mencari lokasi baru Tempat Pembuangan...