Gubernur Papua Barat Serahkan DPA 2026 Senilai Rp4,45 Triliun

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan resmi menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun anggaran 2026 senilai Rp4,45 triliun. Penyerahan dokumen ini menjadi menandai dimulainya seluruh program pembangunan di Bumi Kasuari untuk tahun ini.

“Walaupun dengan waktu yang sangat terbatas, mendesak, dan detail, proses penyesuaian rancangan APBD tahun anggaran 2026 dapat terlaksana dengan baik,” ujar Dominggus saat penyerahan di Mansinam Beach, Manokwari, Rabu (4/2/2026).

Baca juga:  ASN Pemprov Papua Barat Wajib Vaksinasi, Nama-Nama yang Belum Akan Diumumkan

Proses administrasi ini berhasil tuntas setelah melalui tahap evaluasi ketat di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sejak awal Januari lalu. Dominggus pun mengapresiasi kesigapan seluruh perangkat daerah dalam merespons hasil evaluasi tersebut.

Total anggaran sebesar Rp4,45 triliun tersebut kini terbagi ke dalam 48 DPA perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat. Dana ini akan dialokasikan untuk membiayai berbagai urusan wajib pelayanan dasar hingga dana transfer ke tujuh kabupaten.

Baca juga:  Markus Waran Dukung Kinerja Pansel DPRP PB: Harus Betul-betul Rekrut OAP

“Saya berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten, dengan tetap memperhatikan kewenangan pelayanan masing-masing,” tegas Dominggus.

Dia mengakui adanya penurunan alokasi dana yang dikelola oleh masing-masing perangkat daerah pada tahun ini. Hal itu menuntut komitmen tinggi dari para pimpinan perangkat daerah agar penggunaan anggaran tetap memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga:  Harga Cabai hingga Telur di Papua Barat Mulai Naik, Disperindag: Dalam Batas Normal

Secara khusus, evaluasi juga telah diselesaikan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait program yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus). Meski ada beberapa catatan perbaikan, anggaran tersebut kini siap digunakan untuk membiayai program strategis daerah. (LP14/red)

Latest articles

Wamenpar Tinggalkan Jayawijaya Papua Pegunungan sebelum Penembakan FBLB Terjadi

0
JAYAWIJAYA, LinkPapua.id – Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Enik Ermawati atau Ni Luh Puspa telah meninggalkan Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, sebelum penembakan oleh...

More like this

Kodam XVIII/Kasuari Siap Dukung Festival Raimuti Jadi Agenda Tahunan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kodam XVIII/Kasuari siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk melanjutkan Festival Raimuti...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y)...