Bupati Bintuni Serahkan DPA 2026 Rp2,57 Triliun, OPD Diminta Gerak Cepat

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyerahkan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2026 senilai Rp2,57 triliun. Dia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) bergerak cepat dan disiplin menjalankan program sejak awal tahun.

APBD 2026 Teluk Bintuni ditetapkan sebesar Rp2,57 triliun dan menjadi dasar pembiayaan seluruh program perangkat daerah. DPA secara simbolis diserahkan di Aula Sasana Karya, Kantor Bupati SP3 Distrik Manimeri, Rabu (11/02/2026).

“Penyerahan DPA pada hari ini merupakan bagian yang sangat penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah karena menandai dimulainya pelaksanaan APBD Teluk Bintuni tahun anggaran 2026,” ujar Yohanis.

Baca juga:  75 Anggota Satgas/BKO VI Purnatugas, Wabup Teluk Bintuni Ucapkan Terima Kasih

“DPA menjadi dasar hukum sekaligus pedoman pelaksanaan program dan kegiatan yang harus dilaksanakan secara konsisten, akuntabel, dan bertanggung jawab,” katanya.

Yohanis menekankan setiap OPD harus menyiapkan langkah strategis sejak awal agar pelaksanaan kegiatan tidak menumpuk di akhir tahun anggaran. Dia juga meminta kepala dinas dan pengguna anggaran menunjukkan komitmen dalam pengelolaan keuangan.

Baca juga:  Pembangunan RTP Borarsi Dimulai, Ditandai Perobohan Bangunan oleh Pj Gubernur Papua Barat dan Bupati Manokwari

“Disiplin dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah,” ucapnya.

Dia juga mengingatkan OPD segera mengajukan uang persediaan (UP) dengan melengkapi seluruh persyaratan administrasi. Dia menegaskan pencairan UP akan ditunda jika dokumen belum lengkap.

“Saya minta BPKAD untuk ketat dalam menyeleksi penyampaian syarat-syarat pengajuan UP ini. Jika satu saja syarat belum terpenuhi, maka UP agar ditunda pencairannya sampai semua syarat dipenuhi,” tegasbta.

Baca juga:  Satu Tahun PKBM Kasih Rumbia Koteka Teluk Bintuni, Buka Pintu bagi Mereka yang Putus Sekolah

Selain percepatan pelaksanaan anggaran, Pemkab Teluk Bintuni juga tengah menjalani pemeriksaan awal LKPD 2025 oleh BPK RI sejak 2 Februari hingga 3 Maret 2026. Bupati meminta seluruh OPD kooperatif dan segera melengkapi data yang dibutuhkan.

Yohanis mengajak seluruh jajaran Pemkab bekerja dengan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan integritas. Dia berharap pelaksanaan APBD 2026 mampu mendorong terwujudnya Teluk Bintuni yang SERASI sesuai visi pembangunan daerah. (LP5/red)

Latest articles

Fakfak Juara CCR Remaja Pesparani IV Papua Barat, Kaimana Runner-up

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen Kabupaten Fakfak menjuarai lomba cerdas cermat rohani (CCR) remaja pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Papua Barat....

More like this

Fakfak Juara CCR Remaja Pesparani IV Papua Barat, Kaimana Runner-up

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen Kabupaten Fakfak menjuarai lomba cerdas cermat rohani (CCR) remaja...

Latihan 3 Bulan, Kaimana Juara CCR Anak Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen Kabupaten Kaimana menjuarai lomba cerdas cermat rohani (CCR) anak...

Tuan Rumah Teluk Bintuni Juara Mazmur Anak dan Remaja Pesparani IV Papua Barat

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kontingen tuan rumah Kabupaten Teluk Bintuni meraih juara pertama pada...