TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayahnya. Langkah itu diwujudkan dengan menguliahkan sebanyak 185 tenaga kesehatan (nakes) ke Universitas Kadiri (Unik), Kediri, Jawa Timur.
“Kami di Dinas Pendidikan memandang bahwa peningkatan kualifikasi dari D3 ke S1 serta program profesi bukan sekadar peningkatan gelar akademik, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi mutu pelayanan kesehatan di Kabupaten Teluk Bintuni,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Teluk Bintuni, Hendry Donal Kapuangan, dalam keterangannya, Jumat (27/2/2026).
Program peningkatan kualifikasi ini menggunakan jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk para nakes. Mekanisme ini memungkinkan pengalaman kerja para nakes diakui secara akademik untuk mempercepat kelulusan.
“Kita menyadari bersama bahwa tenaga perawat dan bidan adalah garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Terutama di daerah-daerah terpencil, distrik pesisir, dan wilayah pedalaman yang menjadi karakteristik daerah kita,” jelas Hendry.
Adapun seluruh biaya pendidikan ini ditanggung melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Pihak dinas terkait juga akan melakukan pengawasan agar program ini berjalan maksimal.
“Kita ingin memastikan bahwa anggaran dan dukungan yang diberikan benar-benar memberikan hasil yang maksimal bagi daerah,” tukas Hendry.
Diharapkan, peningkatan kualifikasi ini dapat menurunkan angka kesakitan serta kematian ibu dan anak di Teluk Bintuni. Para nakes diminta kembali ke daerah dengan semangat baru untuk melayani masyarakat.
“Saya juga berpesan agar setelah menyelesaikan pendidikan nanti, Bapak-Ibu tidak hanya berorientasi pada peningkatan karier pribadi, tetapi juga menjadi agen perubahan di lingkungan kerja masing-masing. Jadilah teladan dalam kedisiplinan, etika pelayanan, inovasi, dan semangat melayani masyarakat dengan hati,” tuturnya.
Adapun rincian nakes yang dikirim terdiri atas 74 perawat dan 111 bidan yang tersebar di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini diungkapkan langsung Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Teluk Bintuni, Zakarias Ogoney.
“Dari 74 orang yang kualifikasi Perawat, saat ini yang sudah S1 ada 66 orang, dan latar belakang pendidikan profesi 8 orang. Kalau di bidan, yang S1 55 orang dan gelar profesi 56 orang,” ungkap Zakarias. (LP5/red)








