Pesan Sekda Ali Baham ke ASN Papua Barat: Jaga Pola Pikir dan Emosi di Medsos

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Ali Baham Temongmere meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup pemerintah provinsi untuk membentengi diri dari provokasi informasi di media sosial (medsos). Hal ini ditekankan guna menjaga stabilitas daerah agar tidak terganggu oleh perkembangan isu global yang beredar luas di ruang digital.

“Saya tekankan pentingnya menjaga sikap bijak dalam menyikapi berbagai peristiwa yang terjadi di berbagai belahan dunia,” ujar Ali Baham saat memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (9/3/2026).

Ali Baham menilai kemudahan akses informasi saat ini melalui platform digital seperti YouTube dan media sosial bisa berdampak negatif jika tidak disaring dengan baik. Dia memperingatkan agar tontonan di layar gawai tidak sampai memengaruhi emosi yang berpotensi memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Baca juga:  Nansy Prisillia: Media Online Harus Jadi Pencerah di Tahun Politik

ASN diharapkan menjadi garda terdepan dalam memberikan contoh kepada warga tentang cara mengonsumsi berita secara cerdas. Penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan keselamatan harus menjadi prinsip utama agar kerukunan di Papua Barat tetap terjaga dengan baik.

“Kalau kita menonton televisi atau melihat informasi di media sosial, kita bisa melihat berbagai peristiwa yang terjadi di belahan dunia lain. Tetapi, kita tidak boleh terpengaruh hingga memengaruhi pola pikir dan sikap kita di sini,” tuturnya.

Baca juga:  Gubernur BI Perry Warjiyo Resmikan Gedung Kantor Perwakilan Papua Barat

Dia menegaskan stabilitas daerah merupakan prioritas yang tidak boleh dikorbankan hanya karena terbawa arus informasi yang belum tentu relevan dengan kondisi lokal. ASN diminta untuk tetap tenang dan fokus pada pelayanan publik tanpa harus terjebak dalam opini yang memicu konflik.

Menjaga perdamaian di daerah menjadi tanggung jawab bersama, terutama bagi mereka yang bekerja di lingkungan birokrasi. Ketenangan sikap para aparatur dianggap sebagai kunci utama dalam meredam potensi kegaduhan yang bersumber dari isu-isu di dunia maya.

Baca juga:  PW Disebut Bakal Dampingi BTM di Pilkada Papua, Ini Respon Golkar Papua Barat

“Kita harus menjaga perdamaian di daerah ini. Berbagai peristiwa yang kita lihat di televisi, media, maupun YouTube. Jangan sampai memicu hal-hal yang tidak kita inginkan di sini,” katanya.

Apel gabungan ini diikuti oleh ratusan pegawai dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan pemerintah provinsi. Melalui arahan ini, Sekda berharap setiap aparatur memiliki ketahanan mental yang kuat dalam menghadapi disrupsi informasi di masa depan. (LP14/red)

Latest articles

Ekspor Papua Barat Naik 16,36 Persen di Maret 2026, 98,95% Bahan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Nilai ekspor Papua Barat mengalami peningkatan sebesar 16,36 persen pada periode Maret 2026. Komoditas bahan bakar mineral mendominasi total pengiriman barang...

More like this

Ekspor Papua Barat Naik 16,36 Persen di Maret 2026, 98,95% Bahan Bakar Mineral

MANOKWARI, LinkPapua.id – Nilai ekspor Papua Barat mengalami peningkatan sebesar 16,36 persen pada periode...

Dominggus Lantik Kadis Budpar dan Kadis Dukcapil Papua Barat, Tekankan Integritas-Kinerja

MANOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melantik Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata...

Inflasi Papua Barat 5,00 Persen di April 2026, Dipicu Transportasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Angka inflasi di Provinsi Papua Barat mencapai 5,00 persen secara year...