Gubernur Dominggus Serahkan LKPD Papua Barat 2025 ke BPK, Kini Tepat Waktu

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat. Penyerahan dokumen dilakukan tepat waktu dibandingkan tahun sebelumnya yang sempat mengalami keterlambatan hingga Mei 2025.

“Tahun 2025 kita mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Ini tentu menjadi catatan karena sebelumnya kita meraih Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujar Dominggus di Kantor BPK Perwakilan Papua Barat, Selasa (31/3/2026).

Baca juga:  DPRP-MRPB Dorong Revisi Perdasus 4/2023, Soroti Keterwakilan OAP di Lembaga Politik

Dominggus mengakui adanya penurunan kualitas laporan meskipun secara administrasi waktu penyerahan mengalami kemajuan. Dia menjelaskan capaian ini tetap menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

“Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan tetap menjadi hal utama. Ketepatan waktu harus diiringi dengan kualitas laporan yang baik,” tegas Kepala BPK Perwakilan Papua Barat, Agus Priyono.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Resmikan Venue Voli Pantai Ferdinand Waterpauw, Dirangkaikan Pembukaan Sirnas Seri 1

Agus memberikan apresiasi karena baru kali ini pemerintah daerah di wilayahnya menyerahkan laporan tepat waktu selama masa jabatannya. Namun, dia mengingatkan bahwa aspek kepatuhan dan kualitas data laporan tetap menjadi indikator utama dalam penilaian akhir.

“Sebagai provinsi induk, Papua Barat harus mampu menjadi contoh, baik dalam ketepatan waktu maupun dalam kualitas opini,” katanya.

BPK kini memiliki waktu 60 hari untuk melakukan pemeriksaan mendalam terhadap LKPD yang telah diserahkan tersebut. Penilaian nantinya mencakup efektivitas sistem pengendalian internal hingga kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan yang berlaku.

Baca juga:  Kirab Budaya Buka Rangkaian Festival Seni Budaya Papua Barat 2023

Agus juga mendorong gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk memperkuat pembinaan tata kelola keuangan di tingkat kabupaten dan kota. Hal ini penting mengingat masih ada enam pemerintah daerah lain yang belum menyerahkan laporan akibat kendala kelengkapan data. (LP14/red)

Latest articles

Minggu Kasih, Kapolres Mansel Hadir-Ibadah Bersama Umat Katolik di Oransbari

0
MANSEL, LinkPapua.id – Kapolres Manokwari Selatan (Mansel) AKBP Marzel Doni didampingi menghadiri ibadah bersama umat Katolik di Kampung Sindang Jaya, Distrik Oransbari, Kabupaten Mansel,...

More like this

Amin Ngabalin Dorong Sekolah Sepanjang Hari Masuk Perda Papua Barat Cerdas

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua Fraksi Golkar sekaligus Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRP...

DBH Migas Papua Barat Dipangkas Rp2,5 Triliun, KNPI Dorong Langkah Legislasi

MANOKWARI, LinkPapua.id – KNPI mendorong perjuangan melalui jalur legislasi menyusul pemangkasan Dana Bagi Hasil...

Peluang Kerja Terbuka, Akademisi UNIPA Harap KNPI Siapkan Pemuda Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Akademisi Universitas Papua (UNIPA) berharap DPD KNPI Papua Barat mengambil peran...