27.5 C
Manokwari
Jumat, April 10, 2026
27.5 C
Manokwari
More

    Gubernur Papua Barat Temui Airlangga, Dorong Rakorteknas Tata Tambang

    Published on

    JAKARTA, LinkPapua.id – Pemprov Papua Barat mendesak penyelenggaraan rapat koordinasi teknis nasional (rakorteknas) untuk membenahi sengkarut pertambangan mineral logam. Langkah ini bertujuan mempercepat penataan wilayah dan legalisasi tambang demi menghentikan maraknya aktivitas ilegal di daerah.

    Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan langsung usulan itu saat menemui Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta. Pertemuan ini juga dihadiri Kapolda Papua Barat, Ketua DPRP, hingga Sekda Papua Barat.

    Baca juga:  Jokowi Digadang jadi Ketum Golkar, Sekjen Paulus: Ketua DPD se-Indonesia Tetap Inginkan Airlangga

    “Kondisi ini menciptakan ketidakpastian hukum dan membuka ruang bagi praktik pertambangan ilegal,” ujar Dominggus saat memaparkan persoalan belum optimalnya penetapan wilayah pertambangan (WP) dan wilayah izin usaha pertambangan (WIUP) di daerahnya, Jumat (10/4/2026).

    Pihak Pemprov menilai menjamurnya illegal mining selama ini telah merugikan negara secara finansial. Selain kerugian materiil, aktivitas tanpa izin tersebut memicu kerusakan lingkungan yang parah dan potensi konflik sosial di masyarakat.

    Baca juga:  OPD Papua Barat Diminta Segera Siapkan Laporan Akhir Tahun

    Dominggus menekankan pendekatan hukum saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah tambang yang kompleks. Dia mendorong adanya perubahan paradigma kebijakan yang lebih komprehensif dari pemerintah pusat.

    “Keterbatasan akses masyarakat, khususnya masyarakat adat, terhadap legalitas pengelolaan tambang turut menjadi faktor pendorong berkembangnya aktivitas ilegal di sejumlah wilayah,” jelasnya.

    Rakorteknas yang diusulkan diharapkan menjadi forum sinkronisasi kebijakan antara kementerian dan lembaga terkait. Penataan ini dianggap mendesak karena sektor tambang memiliki peran vital dalam mendongkrak PDRB dan kesejahteraan warga Papua Barat.

    Baca juga:  Buka Raker, Pj Gubernur Papua Barat Tekankan Enam Program Prioritas

    Melalui koordinasi lintas sektor ini, pemerintah daerah ingin memastikan kehadiran negara dalam mengelola sumber daya alam. Pengelolaan yang legal dan berkelanjutan diyakini akan memberikan manfaat maksimal bagi ekonomi nasional. (LP14/red)

    Latest articles

    Pemda Bangun 46 Unit Huntara untuk Korban Kebakaran Borobudur, Warga Diminta...

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id– Pemerintah daerah membangun hunian sementara (huntara) bagi korban bencana kebakaran di kompleks Borobudur kelurahan Padarni sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak....

    More like this

    DPRP Papua Barat Bedah Detail Raperda Haji-Ziarah Wisata Rohani Hindari Multitafsir

    MANOKWARI, LinkPapua.id - DPRP Papua Barat membedah secara detail rancangan peraturan daerah (raperda) fasilitasi...

    DPRP Papua Barat Bahas Perda Bantuan Hukum, Prioritaskan Masyarakat Miskin-OAP

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Bapemperda DPRP Papua Barat saat ini tengah membahas raperda bantuan hukum...

    Bapemperda DPRP Papua Barat Rapat Maraton Rampungkan 11 Perda Prioritas

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Bapemperda DPR Papua Barat akan rapat maraton untuk merampungkan 11 peraturan...