Mendikdasmen Abdul Mu’ti Tinjau Sekolah Nasional Terintegrasi YPPK di Bintuni

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti meninjau lokasi Sekolah Nasional Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Peninjauan dilakukan bersama Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy dan Wakil Bupati Joko Lingara.

“Kami menyampaikan selamat datang dan rasa hormat kepada Bapak Menteri yang telah hadir langsung di tengah kami di Bintuni. Merupakan suatu kehormatan besar bagi kami sekaligus menjadi motivasi dan semangat baru bagi pengembangan pendidikan di wilayah Kabupaten Teluk Bintuni,” kata Ketua Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) YPPK Keuskupan Manokwari Sorong Wilayah Teluk Bintuni Pius Motombri saat menyambut kunjungan kerja di lokasi pembangunan Sekolah Terintegrasi YPPK Santo Fransiskus Manimeri, Jumat (29/5/2026).

Baca juga:  Coffee Morning Dengan Insan Pers, Kapolres Bintuni Ajak Media Sebagai Penyejuk Pilkada

Pemerintah daerah bersama yayasan membangun kawasan pendidikan terpadu berpola asrama di atas lahan seluas 8 hektare. Pusat pembelajaran ini dirancang terintegrasi untuk mencakup tiga jenjang pendidikan sekaligus, mulai dari SD, SMP, hingga SMA.

Baca juga:  Bintuni Jadi Kabupaten Terbaik Program 3 Juta Rumah, Dapat 200 Unit Alokasi Bedah Rumah

“Adapun untuk jenjang SMA, kami menyampaikan bahwa pembangunannya telah menjadi bagian dari rencana Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni. Kami berharap adanya sinergi yang baik, antara pemerinta pusat, pemerintah daerah dan yayasan, dalam mewujudkan kawasan pendidikan terpadu ini,” ujar Pius.

Selain bangunan SMA yang sudah berdiri, pihak yayasan mengharapkan adanya dukungan pendanaan dari Presiden Prabowo Subianto dan kementerian terkait untuk pembangunan jenjang SD serta SMP. Proyek sekolah berasrama ini disiapkan sebagai solusi mengatasi keterbatasan akses transportasi dan layanan pendidikan bagi anak-anak asli Papua di daerah terpencil.

Baca juga:  Peringatan HAN 2022, Wabup Bintuni Ajak Orang Tua Lebih Perhatian ke Anak

Pemerintah kabupaten di bawah kepemimpinan Yohanis Manibuy-Joko Lingara menempatkan pembangunan infrastruktur pendidikan ini sebagai instrumen pemerataan kualitas sumber daya manusia (SDM). Seluruh fasilitas di lahan 8 hektare tersebut ditargetkan mampu mencetak generasi muda lokal yang siap membangun daerah. (LP5/red)

Latest articles

Baru 7 dari 203 Usulan Penuhi Syarat, Bupati Pegaf Minta Kekhususan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, meminta pemerintah pusat memberikan kebijakan khusus untuk pemekaran kampung di tanah Papua. Dari 203 usulan...

More like this

Baru 7 dari 203 Usulan Penuhi Syarat, Bupati Pegaf Minta Kekhususan Pemekaran 93 Kampung

MANOKWARI, LinkPapua.id – Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, meminta pemerintah pusat memberikan kebijakan...

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...

Bupati Pegaf Targetkan Pemekaran 10 Distrik, Perjuangkan DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak

MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Pegunungan Arfak (Pegaf), Dominggus Saiba, menargetkan pemekaran 10 distrik sebagai...