Peserta Pesparawi XIV Papua Barat Datang Bertahap, PELNI Pastikan Terlayani Baik

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Manokwari memastikan kesiapan mobilisasi peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026. Transportasi laut disiapkan untuk melayani kontingen dari berbagai daerah yang menuju Kabupaten Manokwari, Papua Barat.

“PELNI sudah melakukan rapat koordinasi bersama panitia Pesparawi. Kami memantapkan kesiapan transportasi peserta, baik saat kedatangan maupun keberangkatan,” kata Kepala Operasi PELNI Cabang Manokwari Abdul Rais Akbar saat diwawancarai awak media di Manokwari, Jumat (5/6/2026).

Baca juga:  Wagub Papua Barat di Kick Off Pesparawi 2026: Datang Suka Cita, Pulang Bawa Bahagia

Peserta yang menggunakan transportasi laut diperkirakan mulai tiba di Manokwari pada 17–18 Juni 2026. Kedatangan ini menjelang pembukaan Pesparawi Nasional XIV yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Juni 2026.

Selain itu, ajang ini akan diikuti oleh kontingen dari 38 provinsi di Indonesia. Peserta dari wilayah Indonesia bagian barat dan tengah akan menggunakan kapal penumpang PELNI, sedangkan peserta dari wilayah timur Papua dilayani kapal perintis berbasis di Biak, Serui, Nabire, dan Jayapura.

Baca juga:  Bikin Bangga! 25 Putra Bintuni Tembus Perusahaan Migas di Batam

“Kami tetap mengutamakan bagaimana peserta dapat terakomodasi dengan baik dan tiba tepat waktu di Manokwari untuk mengikuti perlombaan,” ujar Abdul Rais.

Sementara itu, pelayanan reguler PELNI kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan normal. Penyesuaian armada dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang bertepatan dengan masa libur sekolah.

Baca juga:  Pangdam Kasuari Tegaskan TNI Siap Amankan Pesparawi Nasional 2026 di Papua Barat

Terkait akomodasi, panitia mengatur pola kedatangan kontingen secara bertahap sehingga tidak memerlukan penginapan apung. Peserta kategori anak dan remaja dijadwalkan berlomba lebih awal, lalu langsung kembali ke daerah asal agar posisinya bisa digantikan oleh peserta dewasa.

“Panitia menggunakan sistem bergantian. Setelah peserta anak dan remaja selesai mengikuti kegiatan, mereka kembali ke daerah masing-masing dan selanjutnya digantikan peserta dewasa,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Meriahkan HUT ke-23 Teluk Bintuni, Bupati Yohanis Manibuy Buka Lomba Domino...

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id-Salah satu rangkaian acara dalam peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni, lomba domino atau gaple resmi digelar dan dilaksanakan sebagai ajang...

More like this

DPRK Teluk Wondama Minta Pemkab Laporkan Anggaran 1 Abad Peradaban Orang Papua

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id - DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, meminta Pemkab Teluk Wondama melaporkan...

Perayaan HUT ke-23 Teluk Bintuni, Panitia Pastikan Acara Malam Ditiadakan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Panitia HUT ke-23 Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memastikan perayaan...

Pemprov Papua Barat Gandeng BKKBN Beri Stimulus Gizi Anak Stunting di Mansel

MANSEL, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menggandeng BKKBN menyalurkan stimulus gizi bagi...