MANOKWARI, LinkPapua.id – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) membantu warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, mendapatkan layanan pengobatan malaria. Valentino Narsiso (39) mengaku tidak mengalami kendala saat menjalani perawatan menggunakan BPJS Kesehatan.
“Pada saat itu kondisi tubuh saya sangat lemah dan tidak bertenaga. Saya mengalami sakit kepala berat serta menggigil tanpa henti. Karena kondisi semakin memburuk, saya memutuskan datang ke IGD untuk memastikan penyakit yang saya alami,” ujar Valentino di Manokwari, Minggu (7/6/2026).

Valentino menjalani pengobatan malaria di Rumah Sakit Bhayangkara Lodewijk Mandacan. Dia awalnya mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) setelah kondisi tubuhnya terus memburuk.
Valentino menuturkan tubuhnya sempat lemah disertai sakit kepala berat dan menggigil tanpa henti. Kondisi itu membuatnya memutuskan mencari penanganan medis di rumah sakit.
Setelah menjalani pemeriksaan fisik dan tes darah, dokter memastikan Valentino positif malaria. Dia kemudian menjalani perawatan intensif di ruang rawat inap untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Selama menjalani perawatan, Valentino mengaku mendapat pelayanan kesehatan yang cepat dan responsif. Dia menilai tenaga medis memberikan pelayanan secara profesional dan humanis.
“Saya merasa sangat bersyukur dan terbantu. Dokter dan perawat memberikan pelayanan dengan sabar dan profesional. Ruang rawat inap juga bersih dan nyaman,” katanya.
Valentino bersama keluarganya terdaftar sebagai peserta segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Iuran kepesertaan mereka ditanggung pemerintah.
Dia mengaku tidak pernah mengalami kendala selama menjadi peserta JKN. Valentino menyebut layanan kesehatan tetap bisa diakses saat dirinya membutuhkan pengobatan.
Menurut Valentino, keberadaan JKN sangat penting bagi masyarakat. Program tersebut dinilai membantu warga di daerah yang rentan terhadap penyakit menular seperti malaria.
Valentino berharap program JKN terus diperkuat. Dia ingin masyarakat bisa memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa terbebani biaya pengobatan.
“Kita tidak pernah tahu kapan tubuh melemah atau kapan penyakit datang. Karena itu, memiliki perlindungan kesehatan sangat penting. Saya sudah merasakan sendiri manfaatnya,” ucapnya. (LP14/red)






