Autopsi Jenazah Yanto Idorway Rampung, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id– Proses autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah rampung dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Kamis (30/7/2026) malam. Setelah pemeriksaan selesai, jenazah diserahkan kembali kepada pihak keluarga.

Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Papua Barat, dr. Iskandar, mengatakan proses autopsi berlangsung selama kurang lebih tiga jam dan berjalan dengan lancar.

“Pelaksanaan autopsi berlangsung sekitar tiga jam dan berjalan dengan lancar. Selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap sampel jaringan melalui uji laboratorium,” ujarnya.

Baca juga:  Hari Santri 2024 di Bintuni: Jihad Santri Bukan Senjata, tapi Majukan Pendidikan

Menurutnya, hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi bagian dari rangkaian proses untuk melengkapi hasil autopsi dan mendukung penyidikan yang tengah dilakukan penyidik.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian dalam menangani perkara tersebut.

“Kami meminta seluruh masyarakat tetap tenang. Proses autopsi ini merupakan hasil kolaborasi bersama. Saat ini autopsi telah selesai dilaksanakan dan jenazah telah kami kembalikan kepada keluarga besar almarhum,” katanya.

Baca juga:  Lebih Akuntabel - Simpel, Bintuni Siap Terapkan Aplikasi SIMDA FMIS

Sementara itu, dokter forensik yang menangani autopsi dr. Jimmy Victor John Sembay menjelaskan kondisi jenazah yang telah berada di dalam air selama beberapa hari membuat pemeriksaan harus dilakukan secara lebih mendalam, termasuk melalui uji laboratorium.

Baca juga:  Dirlantas Polda Papua Barat Ajak Media Berperan dalam Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

“Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan dipadukan dengan hasil autopsi untuk disusun menjadi sebuah kesimpulan,” jelasnya.

Ia menerangkan, pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk memastikan karakteristik luka yang ditemukan pada tubuh korban, termasuk untuk mengetahui apakah luka tersebut terjadi sebelum korban meninggal dunia atau setelah meninggal.

“Hasil tersebut diharapkan dapat membantu proses penyidikan sehingga penyebab kematian dapat diungkap secara ilmiah dan objektif,” ujarnya.(LP3/Red)

Latest articles

DPD Golkar Kaimana Dijadwalkan jadi yang Pertama Gelar Musda

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kaimana menjadi pengurus tingkat kabupaten pertama di Papua Barat yang akan menggelar Musyawarah Daerah...

More like this

DPD Golkar Kaimana Dijadwalkan jadi yang Pertama Gelar Musda

MANOKWARI, Linkpapua.id – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Kaimana menjadi pengurus tingkat...

Polda Papua Barat Jamin Autopsi Yanto Idorway Dilakukan Secara Profesional dan Ilmiah

MANOKWARI, Linkpapua.id– Proses autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah dilaksanakan...

Maria Mandacan Minta Pemda Sediakan Fasilitas Layak bagi Mama Papua di Pasar Wosi

MANOKWARI, Linkpapua.id- Ketua Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPRK Manokwari, Maria Oktaviana Mandacan, meminta Pemerintah...