Legislator Papua Barat Sarlota Matani Dorong Perempuan Berwirausaha, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Fraksi Otsus Dapil Teluk Wondama, Sarlota Salomina Matani, mendorong perempuan Papua mengembangkan usaha berbasis potensi lokal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Dia menyalurkan bantuan stimulan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing kelompok usaha sebagai dukungan terhadap pengembangan usaha perempuan.

“Ke depan saya merencanakan membantu kelompok yang mengelola minyak fisio di Distrik Rumberpon, Kampung Siriway,” kata Sarlota saat ditemui di Aston Niu Hotel, Manokwari, beberapa waktu lalu.

Baca juga:  Resmi Pimpin JMSI Papua Barat, Valentino Wanma Komitmen Bangun Media Siber Sehat dan Profesional

Dalam kegiatan reses di Kabupaten Teluk Wondama, Sarlota bertemu dengan sejumlah kelompok perempuan penerima bantuan. Bantuan stimulan Rp10 juta diberikan kepada kelompok pengolah ikan asin, kelompok usaha pala, serta kelompok anyaman.

Menurut Sarlota, Teluk Wondama memiliki potensi sumber daya alam yang dapat dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi. Salah satunya komoditas pala di Kampung Wiringanggi, Distrik Nikiwar, yang telah dipromosikan hingga pameran di Jakarta dan telah melalui uji kelayakan di Makassar.

Baca juga:  Kajati Papua Barat: Tak Ada Ruang "Cawe-cawe" di Proyek RS Pratama Babo

Selain mendukung kelompok pengolah ikan asin dan anyaman, Sarlota juga menyerahkan bantuan stimulan sebesar Rp10 juta kepada kelompok pengelola pala. Bantuan itu diberikan untuk mendukung pengembangan usaha berbasis potensi lokal.

Sarlota mengungkapkan rencana pembentukan Galeri Wawi Wondama sebagai wadah pemasaran produk unggulan kelompok usaha perempuan. Menurutnya, pembentukan galeri tersebut telah mendapat persetujuan dan kini memasuki tahap perencanaan.

Baca juga:  Yudisium Perdana FEB UNCRI Manokwari, 111 Mahasiswa Sandang Gelar Sarjana

“Dari galeri itu kelompok-kelompok usaha perempuan Wondama akan mengelola potensi mereka masing-masing, baik sagu, ikan asin, anyaman maupun pala,” ujarnya.

Sarlota menilai pengembangan usaha berbasis potensi lokal dapat meningkatkan kemandirian ekonomi perempuan Papua. Dia berharap perempuan Papua mampu bersaing dengan perempuan dari daerah lain dengan terus mengembangkan kemampuan dan semangat berwirausaha.

“Perempuan Papua harus memiliki kemauan yang besar, karena kalau ada kemauan, di situ ada jalan,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

DOB Papua Utara, Tim Serahkan Aspirasi ke Waka DPR RI-Minta Segera...

0
MAKASSAR, LinkPapua.id – Tim Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Utara menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat kepada Wakil Ketua (Waka) DPR RI Sufmi Dasco...

More like this

Gubernur Dominggus Tinjau RSUP Papua Barat, Pastikan Perbaikan Layanan-Fasilitas Kesehatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP)...

Tingkat Pengangguran Terbuka Papua Barat Naik Jadi 4,19 Persen di Mei 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua Barat naik menjadi 4,19 persen...

Pemprov Papua Barat Siap Anggarkan Rp5 Miliar Selesaikan Tuntutan Masyarakat Adat di PT SDIC Papua Cement

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyatakan siap menganggarkan Rp5 miliar untuk...