Polres Mansel Himpun Dana Bantu Korban Gempa NTT, Siap Disalurkan

Published on

MANSEL, LinkPapua.id – Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menggalang dana sukarela untuk membantu warga terdampak bencana alam gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dana yang terkumpul akan disalurkan untuk meringankan beban warga yang membutuhkan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kami sebagai sesama anak bangsa. Mungkin bantuan yang kami berikan tidak seberapa, namun kami berharap dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di NTT,” ujar Kapolres Manokwari Selatan AKBP Marzel Doni dalam keterangannya, Jumat (21/8/2026).

Baca juga:  Polres Mansel Genjot Vaksinasi COVID-19, 59 Warga Momiwaren Divaksin Dosis 2

Pengumpulan dana melibatkan personel Polres Manokwari Selatan. Setiap anggota memberikan donasi secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing.

Polres Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menggalang dana untuk membantu warga terdampak bencana alam gempa bumi magnitudo (M) 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). (Foto: Istimewa)

Marzel mengatakan aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas anggota Polri kepada warga yang sedang menghadapi musibah. Donasi yang terkumpul selanjutnya akan dihimpun sebelum disalurkan kepada penerima di NTT.

“Dalam situasi seperti ini, kepedulian dan kebersamaan sangat dibutuhkan. Mari kita bersama-sama membantu sesuai dengan kemampuan masing-masing. Semoga saudara-saudara kita di NTT diberikan kekuatan, ketabahan, keselamatan, dan bencana ini dapat segera berlalu,” katanya.

Selain menggalang dana, Marzel mengajak masyarakat ikut membangun semangat gotong royong untuk membantu korban bencana. Dia berharap dukungan dari berbagai pihak dapat membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak.

Baca juga:  Ada Potensi Pelanggaran, Polres Mansel Selidiki Kerusakan Jalan di Isim

Menurutnya, kegiatan ini juga menunjukkan keterlibatan Polres Manokwari Selatan dalam aksi sosial di luar tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Bantuan yang dihimpun akan diarahkan kepada warga NTT sebagai bentuk solidaritas antar-sesama.

Dampak Gempa

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat korban meninggal akibat gempa bumi M 7,7 di NTT mencapai 72 jiwa. Selain itu, sebanyak 900 orang luka-luka dan 82.691 orang masih mengungsi.

“72 orang meninggal dunia,” demikian dikutip dari data Pusdatinkom BNPB, Kamis (20/8/2026).

Baca juga:  Polres Mansel Selidiki Proyek Tambatan Perahu Pantai Wie yang Mangkrak

Data Pusdatinkom BNPB mencatat 18.019 kepala keluarga (KK) terdampak gempa. Kerusakan rumah tercatat mencapai 29.001 unit denganrinciannya 11.699 rumah rusak berat, 6.542 rusak sedang, dan 10.760 rusak ringan.

Selain rumah, sebanyak 804 fasilitas pendidikan terdampak gempa. Kemudian 237 fasilitas kesehatan, 195 rumah ibadah, 257 kantor, dan satu gudang Bulog juga terdampak.

BNPB juga mencatat sembilan fasilitas irigasi, 116 fasilitas umum, 45 titik jalan, satu pasar, dan 16 jembatan terdampak. Data tersebut merupakan kerusakan fasilitas yang tercatat dalam pendataan kebencanaan. (*/red)

Latest articles

Libatkan 100 Persen Pekerja Lokal, 5.700 Pipa Proyek Tangguh UCC Rampung

0
GRESIK, LinkPapua.id – Proyek Tangguh Ubadari, CCUS, Compression (UCC) merampungkan pekerjaan pelapisan pipa lepas pantai di Gresik, Jawa Timur. Pekerjaan yang melibatkan 100 persen...

More like this

MPDN Manokwari Perkuat Pengawasan Notaris, Sinergi dengan Kemenkum

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Pengawas Daerah Notaris (MPDN) Kabupaten Manokwari memperkuat pembinaan dan pengawasan...

Pengacara Desak Polisi Naikkan Kasus Kematian Yanto Idorway ke Penyidikan, Duga Ada Unsur Perencanaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pengacara keluarga Yanto Idorway mendesak polisi meningkatkan penanganan kasus kematian...

Pengacara Minta Polisi Tak Buru-Buru Simpulkan Kematian Yanto Idorway

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tim pengacara keluarga Yanto Idorway meminta penyidik tidak buru-buru menyimpulkan kematian...