MANOKWARI, LinkPapua.id – TP-PKK Provinsi Papua Barat mendorong pembentukan karakter dan pola hidup sehat bagi pelajar. Pembinaan diarahkan agar generasi muda memiliki moral, integritas, dan tanggung jawab selain kemampuan akademik.
“Perlu ada edukasi untuk menyadarkan pola hidup sehat, baik secara fisik maupun sosial bagi anak-anak sebagai penerus generasi bangsa,” ujar Ketua TP-PKK Provinsi Papua Barat Juliana A Mandacan saat membuka pembinaan pelajar SMP dan SMA di Kwarda Arowi, Kamis (8/10/2026).
Pembinaan digelar bagi pelajar SMP dan SMA di Distrik Manokwari Timur dan wilayah dataran Prafi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-27 Papua Barat.
Di Manokwari Timur, pembinaan diikuti empat SMP dan empat SMA. Masing-masing sekolah mengutus 10 pelajar dan satu guru pendamping.
Sementara itu, pembinaan di wilayah dataran Prafi diikuti empat SMP dan dua SMA. Setiap sekolah mengutus 15 pelajar dan satu guru pendamping.
Juliana mengatakan pembinaan tidak hanya menyasar kesehatan fisik, tetapi juga karakter dan moral pelajar. Nilai integritas, etika, dan tanggung jawab diberikan untuk mencegah degradasi moral serta perilaku menyimpang di kalangan remaja.
“Pembinaan ini bertujuan membentuk karakter dan moral dengan menanamkan nilai-nilai positif, integritas, etika dan tanggung jawab serta mencegah degradasi moral,” katanya.
Selain karakter, pelajar diberikan pemahaman mengenai perilaku hidup sehat. Edukasi tersebut mencakup upaya menjauhi perilaku seksual berisiko.
Pembinaan juga mengarahkan pelajar memahami pola konsumsi pangan yang aman dan sehat. Edukasi pangan itu sekaligus diarahkan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap pangan lokal.
“Selanjutnya mengarahkan anak-anak untuk mengonsumsi makanan yang aman, menumbuhkan rasa cinta terhadap pangan lokal dan pangan sehat,” tuturnya.
Juliana menyebut pembinaan pelajar juga menjadi media implementasi program kerja unggulan TP-PKK Papua Barat. Pelaksanaannya mengacu pada tema HKG PKK 2026, yakni Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, dan Wujudkan Indonesia 2045.
Menurut Juliana, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas. Program tersebut diarahkan untuk turut mendorong terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Dalam pembinaan tersebut, TP-PKK melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) mitra. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan juga memberikan dukungan selaku Pembina TP-PKK.
Juliana mengapresiasi kader TP-PKK Papua Barat dan Kabupaten Manokwari yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, dedikasi para kader turut mendukung program PKK dalam meningkatkan kualitas keluarga dan kesejahteraan masyarakat.
Juliana berharap pembinaan pelajar tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang edukasi yang membekali remaja dengan pengetahuan, karakter, dan kesadaran untuk menjaga kesehatan serta menentukan masa depan secara bertanggung jawab. (LP14/red)











