JAYAPURA, LinkPapua.id – Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Raya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai permintaan uang yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN). Imbauan ini menyusul beredarnya informasi kegiatan tidak resmi melalui grup WhatsApp (WA).
“Kami menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan kegiatan resmi BGN dan KPPG Papua Raya juga tidak pernah meminta atau memungut biaya pendaftaran, administrasi, maupun pungutan dalam bentuk apa pun untuk mengikuti kegiatan tersebut,” kata Kepala KPPG Papua Raya Djimmy Y Douw dalam keterangannya dikutip Antara, Rabu (28/10/2026).
Djimmy menjelaskan kegiatan yang mengatasnamakan “Grup Satgas Nasional MBG Gel II PABPDSI Provinsi Papua” bukan agenda resmi BGN maupun KPPG Papua Raya. Masyarakat diminta memeriksa kebenaran informasi, undangan, atau ajakan melalui saluran komunikasi resmi instansi terkait.
“Masyarakat harus berhati-hati apabila menerima permintaan transfer uang yang dikaitkan dengan program atau kegiatan BGN,” ujarnya.
Dia meminta masyarakat melakukan verifikasi sebelum menindaklanjuti pesan mencurigakan. Warga juga diminta menyimpan bukti percakapan dan transaksi untuk bahan tindak lanjut.
Djimmy menegaskan KPPG Papua Raya menjalankan pelayanan pemenuhan gizi sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya mengedepankan transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program BGN.
Dia mengatakan klarifikasi tersebut bertujuan mencegah kesalahpahaman di masyarakat. Informasi mengenai program dan kegiatan BGN diharapkan diperoleh melalui sumber resmi yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Kami terus berkomitmen menjalankan tugas pelayanan pemenuhan gizi sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program BGN,” ucapnya. (*/red)












