Filep Wamafma Dilantik sebagai Ketua APTISI Papua Barat 2026–2031

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id – Filep Wamafma resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Papua Barat masa bakti 2026–2031. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum APTISI, Muhamad Budiman Djatmiko pada Rabu (28/10/2026).

Pelantikan tersebut merupakan kelanjutan dari pelaksanaan musyawarah APTISI Papua Barat. Sebelumnya, organisasi tersebut dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) Ketua APTISI Papua Barat, Roberth KR Hammar.

APTISI Papua Barat saat ini menaungi 11 perguruan tinggi swasta (PTS) yang memiliki peran dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di wilayah Papua Barat.

Usai dilantik, Filep Wamafma menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin APTISI Papua Barat selama lima tahun ke depan.

Ia mengajak seluruh mahasiswa, khususnya yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi swasta, agar tetap semangat melanjutkan pendidikan meskipun menghadapi keterbatasan ekonomi.

Baca juga:  Jalan Sudah, Warga Moskona Timur Minta Internet dan Tambahan Guru

Menurut Filep, banyak mahasiswa di Papua yang berasal dari keluarga kurang mampu. Kondisi tersebut menjadi perhatian bagi perguruan tinggi swasta agar terus berupaya memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan mereka.

“Saya berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, agar mahasiswa di Papua Barat dapat memperoleh akses pendidikan tinggi yang lebih baik,”ungkap dia.

Filep juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum APTISI, Muhamad Budiman Djatmiko, atas perhatian yang diberikan terhadap pengembangan pendidikan tinggi.

Ia berharap perhatian tersebut dapat terus berlanjut melalui kolaborasi antara APTISI, perguruan tinggi swasta, dan pemerintah daerah dalam membangun kualitas SDM di Papua Barat.

Sementara itu, Ketua Umum APTISI Muhamar Budiman Djatmiko menilai perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), menjadi tantangan yang perlu dihadapi dunia pendidikan.

“Kehidupan manusia ke depan akan semakin erat kaitannya dengan perkembangan teknologi sehingga perguruan tinggi perlu mempersiapkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,”jelasnya.

Baca juga:  DPP BMP2I Bela Marga Ateta Tolak Sawit PT BSP di Tanah Ulayat

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengatakan pelantikan pengurus APTISI Papua Barat menjadi momentum untuk mempererat hubungan dan kerja sama ant perguruan tinggi swasta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Karena itu, akses terhadap pendidikan berkualitas harus terbuka bagi seluruh masyarakat, bukan hanya bagi mereka yang memiliki kemampuan ekonomi.

“Beasiswa dan bantuan pendidikan menjadi perhatian penting, terutama bagi anak-anak yang memiliki potensi dan kemampuan akademik, tetapi terkendala keterbatasan ekonomi,”ungkap Gubernur.

Ia menekankan bahwa penyelenggaraan pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan perguruan tinggi, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah Provinsi Papua Barat, lanjutnya, memiliki program prioritas Papua Barat Cerdas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat.

Baca juga:  Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Kodim 1801/Manokwari Bersihkan Kali Sahara

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, Dominggus mendorong adanya kerja sama yang lebih erat antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi swasta di Papua Barat.

“Kerja sama penting agar pemerintah memperoleh data yang akurat mengenai kondisi, kebutuhan, dan tantangan yang dihadapi setiap perguruan tinggi swasta,”tambah dia.

Dengan data tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat merumuskan kebijakan serta menyalurkan dukungan pendidikan secara lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan perguruan tinggi dan mahasiswa.

Dominggus berharap pengurus APTISI Papua Barat yang baru dilantik dapat memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah sehingga perguruan tinggi swasta semakin berperan dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, dan mampu mendukung pembangunan Papua Barat.(LP3/Red)

Latest articles

Kapten Inf Hendro Motivasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Agar Tetap...

0
MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.id-Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1808/Mansel terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan desa melalui kerja...

More like this

Kapten Inf Hendro Motivasi Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1808/Mansel Agar Tetap Semangat Dalam Bekerja

MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.id-Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim...

Jadi Sarana Komunikasi Dengan Masyarakat, Satgas TMMD Ke-130 Perbaiki Balai Kampung Yamboi

MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.id– Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan terus...

Hari Ke-15, Satgas TMMD Ke-130 Terus Kebut Pembangunan MCK Keempat Di Kampung Yamboi

MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.id – Memasuki hari ke-15 pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130...