Bukan karena Rem Blong, Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Maut di Jembatan Kali

Published on

MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, memimpin langsung olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca kecelakaan maut yang menewaskan 4 orang di Jembatan Kali jalan Trans-Manokwari, Pegunungan Arfak. Hasil olah TKP menunjukkan fakta baru. Rem mobil ternyata tidak blong.

Olah TKP yang  digelar Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 11.10 Wit ini melibatkan mekanik dari dialer Toyota Manokwari.

Polisi mengemukakan beberapa simpulan hasil pemantauan di lokasi. Disebutkan, saat terjadi kecelakaan cuaca di lokasi sedang mendung.

Kecelakaan mobil Toyota Hilux PB 5055 D itu, tidak ada tanda-tanda pengereman. Hanya saja terdapat tanda bekas tekanan ban kanan yang keluar dari jalur sebelum menghantam pembatas jembatan.

Baca juga:  DPRK Manokwari Soroti Drainase, Pemda Diminta Serius Tangani Banjir di Wosi

“Kondisi rem mobil masih baik, bahkan minyak rem masih penuh. Meski demikian tim menemukan tidak ada rambu peringatan tempat rawan kecelakaan,” ujar Direktur Lalu Lintas Polda Papua Barat, Kombes Pol Raydian Karosono.

Berdasarkan hasil analisis kata dia, setelah dilaksanakan pengecekan bekas ban di aspal, posisi gear pada tuas 3, sedangkan posisi 4×4 dobel pada posisi netral.

Kondisi jalan di lokasi kecelakaan turunan tajam dan menikung. Sehingga walaupun kondisi rem normal, pengereman tidak bisa diandalkan untuk menghentikan laju kendaraan.

“Setelah dilaksanakan pengecekan pada kendaraan, posisi gear pada tuas 3 dan posisi double gardan normal, kondisi rem juga berfungsi dengan baik, minyak rem masih maksimal dan baik” jelas Raydian.

Baca juga:  Jejak Pengabdian Edi Budoyo, dari Pj Bupati Mansel hingga Dua Periode Wabup Manokwari

Hasil kesimpulan lain, bahwa kemungkinan sesaat sebelum terjadinya kecelakaan posisi double gardan dalam keadaan netral. Sedangkan posisi gear pada tuas 3 sehingga apabila berjalan dalam kondisi turunan tajam, kecepatan kendaraan akan melaju kencang.

Dalam kondisi demikian pengereman tidak mampu menahan laju kendaraan karena kemungkinan rem blong,  kampas cakram panas mengakibatkan rem tidak maksimal.

“Kesimpulan sementara dari hasil analisis tim, kecelakaan terjadi karena sopir atau pengemudi Hilux kurang konsentrasi” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya empat orang tewas dan lima lainnya luka berat saat mobil Hilux yang mereka tumpangi terperosok masuk jurang di jembatan Kali, jalan menuju Minyambauw, Papua Barat, Kamis sore (18/3/2021).

Baca juga:  Ratusan Starter Siap Tampil di Maraton 10 K Semarak HUT Kota Manokwari

Kepolisian menyampaikan empat orang dinyatakan meninggal dalam kecelakaan tunggal ini. Mereka yang meninggal di antaranya satu perempuan dan tiga laki-laki.

Sementara itu korban kritis 5 orang. Salah satu dari korban luka adalah seorang balita berusia 2 tahun.

Kepolisian menuturkan, hasil kesaksian warga dan korban, sebelum kecelakaan
Mobil Hilux Merah berplat PB 5055 D dalam perjalanan dari Pegaf menuju Manokwari.

Saat melintas di jembatan Kali, mobil tiba tiba mengalami oleng. Mobil kehilangan kendali dan menabrak tembok pagar jembatan. Selanjutnya mobil terjungkal masuk jurang sedalam 5 meter. (LPB2/red)

Latest articles

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di kalangan pelajar melalui Duta Muda EduTour. Kegiatan tersebut digelar...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Parjal Papua Barat Gandeng DPMPTSP Manokwari Layani Pengurusan NIB di Sekretariat

MANOKWARI, Linkpapua.id– Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Parlemen Jalanan (Parjal) Papua Barat bekerja sama dengan Dinas...