Ali Baham Ungkap Penyebab APBD 2025 Menurun: PAD tak Tergali Optimal

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengatakan PAD yang tidak terkelola secara optimal menjadi penyebab menurunnya APBD 2025. Menurut Ali Baham, masih banyak potensi PAD di Papua Barat yang belum tergali.

“Ya memang yang memengaruhi penurunan APBD 2025 mencakup banyak hal. Di sini saya perlu jelaskan bahwa salah satunya adalah PAD kita masih rendah. Dalam menggali potensi daerah belum dilakukan secara optimal,” ujar Ali Baham, Kamis (19/12/2024).

Ali Baham menjelaskan, ini adalah PR bersama. Untuk mendorong pengelolaan PAD yang optimal, harus melibatkan semua stakeholder.

Baca juga:  Sambut Hari Bhayangkara Ke - 78, Polda Papua Barat Gelar Olahraga bersama

“Ini tantangan bagi kita untuk terus mendorong agar PAD di Papua Barat meningkat. Dinamika yang terjadi merupakan tantangan dalam sebuah pemerintah. Mudah-mudahan dengan nantinya ada kepemimpinan gubernur yang definitif dapat menjadikan pengolahan potensi daerah lebih efektif demi mendongkrak PAD,” tuturnya.

Ali Baham menjelaskan, dirinya sebagai penjabat gubernur yang terpenting adalah menyerahkan P3D kepada provinsi baru yaitu Papua Barat Daya. Setelah Papua Barat Daya terbentuk maka harus dibarengi dengan penyerahan peralatan, pembiayaan, pegawai dan aset.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Lantik Yacob Fonataba sebagai Pj Sekda Papua Barat

“Oleh karena itu jika di postur APBD kita mengalami penurunan karena memang aset daerah sudah dibagi. Tapi di sisi lain menjadi kesuksesan karena punya Papua Barat Daya kita sudah serahkan. Dan itu tidak bisa ditunda karena kita yang melahirkan provinsi tersebut, maka kita harus hidupkan,” jelasnya.

Menurut Ali Baham, APBD Papua Barat masih terbilang ideal. Dibanding Provinsi Papua yang memekarkan 3 provinsi, kini postur APBD-nya hanya di angka Rp2,3 triliun.

“Kita masih Rp3,5 triliun. Artinya masih ideal. Jadi jangan mengatakan rendah. Coba dilihat dulu keadaannya seperti apa,” paparnya.

Baca juga:  Maxi Ahoren: Pemilu Momen Bersejarah, Warga Harus Ikut Jaga Kedamaian

Ali Baham menegaskan bahwa hal ini yang perlu dijelaskan kepada masyarakat. Yang terpenting kata dia, pemerintah tetap harus membuka diri menerima setiap masukan dalam rangka perbaikan APBD.

“Kita akan upayakan bersama di tahun 2025 kita maksimalkan pengelolaan potensi-potensi daerah yang kita miliki sehingga dapat meningkatkan pendapatan asli daerah dengan harapan APBD meningkat dan semua sektor dapat dilayani dengan baik,” imbuhnya. (LP14/red)

Latest articles

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat....

More like this

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti Logistik 

MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan...

Pengangguran di Papua Barat Turun, Pekerja Sektor Formal Capai 118.615 Orang

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai penurunan Tingkat Pengangguran...

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209...