Anggaran BBM Terbatas, DLH Mansel Hentikan Pengangkutan Sampah di Jalur Jalan

Published on

MANSEL, LinkPapua.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, menghentikan sementara layanan pengangkutan sampah di sepanjang jalur jalan wilayah Distrik Ransiki. Kebijakan ini menyusul keterbatasan anggaran operasional akibat kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Dexlite.

“Kalau kita mengangkut di jalur-jalur, bahan bakar minyak (BBM) kita hanya bisa mengangkut sampai di bulan Agustus sehingga pengangkutan sementara hanya bisa kita lakukan di titik-titik BAK sampah sudah disiapkan,” ujar Plt Kepala DLH Mansel Kasim Rumatiga, Kamis (23/4/2025).

Baca juga:  Pembangunan RTP Borarsi Dimulai, Ditandai Perobohan Bangunan oleh Pj Gubernur Papua Barat dan Bupati Manokwari

Kasim meminta seluruh masyarakat Distrik Ransiki membuang sampah pada titik lokasi bak sampah yang telah tersedia. Petugas kini memfokuskan armada untuk mengangkut sampah pada lokasi penampungan tertentu saja.

“Adapun titik lokasi BAK sampah di ransiki sudah disiapkan seperti di depan pasar sore, pasar kenangan, dan depan puskesmas di situ sudah tersedia, silakan buang di lokasi tersebut, jangan membuang sembarangan,” katanya.

Baca juga:  Bupati Mansel Serahkan Berkas Formasi ASN 2021 ke Kemenpan-RB

Kenaikan harga Dexlite memaksa DLH Mansel melakukan efisiensi penggunaan anggaran operasional. Saat ini anggaran yang tersedia hanya mencukupi untuk biaya pemindahan sampah dan pembelian suku cadang armada.

Selain kendala biaya operasional, pihak dinas menghadapi persoalan penuhnya kapasitas Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Boako. Kondisi tersebut menghambat proses pembuangan sampah ke lokasi tersebut.

Kasim menjelaskan pemerintah daerah sebenarnya telah mengantongi lokasi untuk pembangunan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) permanen di Boako. Lahan tersebut kini tinggal menunggu proses pembangunan fisik.

Baca juga:  Kado HUT Ke-12, Kantor Bupati Manokwari Selatan Diresmikan

Dinas Pekerjaan Umum (PU) juga telah menyelesaikan penyusunan dokumen masterplan untuk fasilitas tersebut. Namun, Pemerintah Kabupaten Mansel masih membutuhkan dukungan dana dari pemerintah pusat guna merealisasikan pembangunan TPA.

“Teman-teman dari Dinas PU sudah menyiapkan masterplan, namun untuk pembangunan perlu dukungan dari pemerintah pusat karena keterbatasan anggaran di daerah,” pungkasnya. (*/red)

Latest articles

Gubernur Papua Barat Instruksikan Kibarkan Bendera Merah Putih-Tak Jual Miras Jelang...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menginstruksikan seluruh pemerintah daerah, instansi, pelaku usaha, dan masyarakat mengibarkan bendera merah putih serta menghentikan sementara...

More like this

Pemkab Teluk Bintuni dan BBPJN Teken Sinergi Penanganan Jalan Nasional, Hadirkan Konektivitas-Gerakkan Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional...

Presenter TVRI Hilang di Air Terjun Memti Pegaf Ditemukan Meninggal, 10 Meter dari Lokasi Awal

PEGAF, LinkPapua.id – Presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, yang hilang di kawasan Air...

DPRK Teluk Wondama Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025, Minta Pemkab Benahi PAD

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – DPRK Teluk Wondama, Papua Barat, menyetujui Rancangan Peraturan Daerah tentang...