APBD Perubahan Manokwari 2026: Belanja Modal Naik, Belanja Transfer Turun

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan perubahan kebijakan belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026. Perubahan tersebut disampaikan Bupati Manokwari Hermus Indou melalui Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono dalam pembukaan pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) perubahan APBD 2026 pada Jumat (25/9/2026) malam.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wabup Mugiyono, disebutkan total belanja APBD Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2026 yang semula direncanakan sebesar Rp1.394.620.804.107,77, mengalami perubahan menjadi Rp1.404.632.430.270,77. Dengan demikian, belanja daerah mengalami kenaikan sebesar Rp10.011.626.163 atau sekitar 0,72 persen.

Baca juga:  Diduga Banyak Siswa 'Titipan', Orang Tua Protes PPDB di SMAN 1 Manokwari

“Perubahan belanja daerah pada perubahan APBD Tahun 2026 terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer,” demikian disampaikan dalam sambutan tersebut.

Untuk belanja operasi, anggaran yang semula sebesar Rp1.084.653.675.169,19 mengalami penurunan menjadi Rp1.083.758.004.176,19. Dengan demikian, belanja operasi berkurang sekitar Rp895,67 juta.

Baca juga:  Dijaga Ketat Polisi, Demo Tolak Otsus Jilid II di Manokwari Berakhir Damai

Sementara itu, belanja modal mengalami peningkatan cukup signifikan. Anggaran belanja modal yang semula diproyeksikan sebesar Rp142.323.047.838,58 meningkat menjadi Rp204.030.457.994,58. MKenaikan tersebut mencapai Rp61.707.410.156 atau sebesar 43,36 persen.

“Peningkatan belanja modal ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah yang menjadi prioritas pemerintah daerah,” demikian isi sambutan Bupati.

Untuk belanja tidak terduga, tidak mengalami perubahan. Anggaran tetap dialokasikan sebesar Rp2.500.000.000.

Baca juga:  Peningkatan PAD jadi Sorotan Mendagri saat Retret Kepala Daerah

Sedangkan belanja transfer mengalami penurunan. Dari sebelumnya sebesar Rp165.144.081.100, anggaran belanja transfer dalam APBD perubahan direncanakan menjadi Rp114.343.968.100. Sedangkan, belanja transfer mengalami penurunan sebesar Rp50.800.113.000.

Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap perubahan kebijakan belanja daerah tersebut dapat menyesuaikan kebutuhan dan dinamika pelaksanaan pembangunan sepanjang tahun anggaran 2026, sekaligus memastikan pengalokasian anggaran tetap diarahkan pada program-program prioritas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.(LP3/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...