Asisten III DIY Aris Eko: Daerah Khusus-Istimewa Hadapi Tantangan Serius

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Daerah khusus yang tergabung dalam Fordasi memiliki tantangan kompleks dalam pembangunan. Sebab pendekatan pemerintah pusat memang belum sepenuhnya menyentuh kepentingan daerah secara menyeluruh.

“Dengan demikian kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan yang terjadi di daerah, belum sepenuhnya efektif. PNamun ada satu kebijakan yang cocok dengan seluruh daerah yakni kebijakan asimetris,” ujar Asisten III Pemprov DI Yogyakarta, Aris Eko Nugroho dalam sambutannya pada pembukaan Rakor Fordasi di kantor Gubernur Papua Barat , Selasa (26/9/2023).

Baca juga:  Pangdam XVIII/Kasuari Dukung Rencana Mapala UI Gelar Ekspedisi Timur Nusantara di Papua Barat

Aris mengatakan, asitmetris adalah kebijakan yang tepat. Dari konsep ini, pembangunan pada daerah khusus bisa dilakukan secara berkesinambungan.

“Namun perlu kita pahami bersama dalam menerapkan kebijakan asimetris kita dihadapkan tantangan kompleksitas. Banyak yang harus kita benahi, terutama agar pemerataan itu bisa terasa di daerah,” jelasnya.

Baca juga:  Paulus Waterpauw Serahkan SK untuk 717 PNS dan 81 PPPK Tenaga Kesehatan

Akan tetapi kata Aris tidak boleh melupakan desain konstitusional. Sebab pelaksanaan prestasi asimetris merupakan sebuah konsekuensi.

“Untuk itu tidak boleh melupakan desain konstitusionalnya terlebih dahulu, sebab pelaksana presentasi asimetris merupakan sebuah konsekuensi logis dalam praktik demokrasi di Indonesia,” tuturnya.

Baca juga:  Bupati Mansel Tinjau Lahan 10 Ha Lokasi Sekolah Rakyat di Ransiki, Dibangun 2026

Menurut Aris, Fordasi diharapkan benar-benar dapat mengakomodasi kebutuhan dasar dari rakyat.

“Dengan harapan saya turut menyambut Fordasi 2023, semoga Tuhan yang maha kuasa berkenan melipahkan berkah serta rahmatnya sehingga rapat koordinasi ini dapat membuka jalan ke arah perbaikan pelaksanaan Fordasi yang tetap diartikan bagi sebesar-besarnya rakyat Indonesia,” katanya. (LP12/red) 

Latest articles

KPK Minta Pemprov Papua Barat Segera Susun Pedoman Label Dana Otsus

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – KPK RI mendesak Pemprov Papua Barat segera membentuk tim khusus dan menyusun pedoman pelabelan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Desakan itu disampaikan...

More like this

KPK Minta Pemprov Papua Barat Segera Susun Pedoman Label Dana Otsus

MANOKWARI, LinkPapua.id – KPK RI mendesak Pemprov Papua Barat segera membentuk tim khusus dan...

Sekda Papua Barat Minta Regulasi OAP Diselaraskan 6 Provinsi di Papua

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Sekda Papua Barat Alibaham Temongmere meminta regulasi orang...

Jejak Pengabdian Edi Budoyo, dari Pj Bupati Mansel hingga Dua Periode Wabup Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Mantan Wakil Bupati Manokwari, Edi Budoyo, dimakamkan di Taman Makam Bahagia,...