Asisten III DIY Aris Eko: Daerah Khusus-Istimewa Hadapi Tantangan Serius

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com – Daerah khusus yang tergabung dalam Fordasi memiliki tantangan kompleks dalam pembangunan. Sebab pendekatan pemerintah pusat memang belum sepenuhnya menyentuh kepentingan daerah secara menyeluruh.

“Dengan demikian kebijakan yang dilakukan pemerintah pusat untuk mengatasi persoalan yang terjadi di daerah, belum sepenuhnya efektif. PNamun ada satu kebijakan yang cocok dengan seluruh daerah yakni kebijakan asimetris,” ujar Asisten III Pemprov DI Yogyakarta, Aris Eko Nugroho dalam sambutannya pada pembukaan Rakor Fordasi di kantor Gubernur Papua Barat , Selasa (26/9/2023).

Baca juga:  Ganti Untung Rumah Terdampak Pengembangan Bandara Rendani Rp4 Miliar, Tuntas Pekan Depan

Aris mengatakan, asitmetris adalah kebijakan yang tepat. Dari konsep ini, pembangunan pada daerah khusus bisa dilakukan secara berkesinambungan.

“Namun perlu kita pahami bersama dalam menerapkan kebijakan asimetris kita dihadapkan tantangan kompleksitas. Banyak yang harus kita benahi, terutama agar pemerataan itu bisa terasa di daerah,” jelasnya.

Baca juga:  Paulus Waterpauw Serahkan SK untuk 717 PNS dan 81 PPPK Tenaga Kesehatan

Akan tetapi kata Aris tidak boleh melupakan desain konstitusional. Sebab pelaksanaan prestasi asimetris merupakan sebuah konsekuensi.

“Untuk itu tidak boleh melupakan desain konstitusionalnya terlebih dahulu, sebab pelaksana presentasi asimetris merupakan sebuah konsekuensi logis dalam praktik demokrasi di Indonesia,” tuturnya.

Baca juga:  Lahirkan 8 Rekomendasi, 4 Provinsi Baru Papua Sah jadi Anggota Fordasi

Menurut Aris, Fordasi diharapkan benar-benar dapat mengakomodasi kebutuhan dasar dari rakyat.

“Dengan harapan saya turut menyambut Fordasi 2023, semoga Tuhan yang maha kuasa berkenan melipahkan berkah serta rahmatnya sehingga rapat koordinasi ini dapat membuka jalan ke arah perbaikan pelaksanaan Fordasi yang tetap diartikan bagi sebesar-besarnya rakyat Indonesia,” katanya. (LP12/red) 

Latest articles

299 CPNS Teluk Bintuni Selesai Ikuti Latsar, Bupati Minta Jaga Integritas

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Sebanyak 299 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2021 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, telah menyelesaikan Pelatihan Dasar...

More like this

Dandim Manokwari Ajak Mahasiswa Baru Poltekkes Wujudkan Bela Negara Lewat Pengabdian

MANOKWARI, Linkpapua.id-Komandan Kodim (Dandim) 1801/Manokwari, Letkol Inf Davit Sutrisno Sirait, S.E., memberikan materi Bela...

GKI Nazareth Fanindi Pantai Evaluasi Program Kerja Triwulan II, Perkuat Kualitas Pelayanan

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jemaat GKI Nazareth Fanindi Pantai menggelar Rapat Evaluasi Program Kerja Triwulan II Tahun...

Hasani Ulman Ungkap Status Sertifikat Hak Ulayat Eks PTPN II Prafi Bisa Picu Konflik Agraria

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPR Papua Barat (DPRP) Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) Hasani Ulman...