MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat untuk mengedepankan integritas dan kejujuran dalam menjalankan tanggung jawab sebagai abdi negara. Penekanan ini disampaikan Dominggus guna memastikan tata kelola pemerintahan tetap bersih dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Sebagai ASN, kita memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam menjaga toleransi dan kerukunan beragama, sekaligus membangun semangat persatuan dalam perbedaan,” ujar Dominggus di Kantor Gubernur Papua Barat, Rabu (18/2/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan dalam agenda ibadah awal bulan lintas agama yang dihadiri berbagai unsur keagamaan. Dia mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab.
Dominggus menjelaskan setiap kebijakan dan program pemerintah wajib berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Dirinya berharap ibadah ini memberikan kekuatan spiritual bagi ASN dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah.
“Setiap kebijakan dan program pemerintah harus berorientasi pada kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Papua Barat,” katanya.
Ibadah bersama ini melibatkan peran aktif dari Persekutuan Gereja-Gereja Papua (PGGP) hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat. Kehadiran berbagai tokoh lintas iman ini disebut sebagai simbol kuatnya kerukunan di tanah Papua.
Dominggus juga menekankan pentingnya dedikasi, kejujuran, dan sikap amanah dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara. Hal ini demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. (LP14/red)
