Bakal Jadi Rujukan Nasional, RSUD Papua Barat Akan Kirim Dokter-Perawat Pelatihan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat mulai 2023 nanti akan punya empat layanan baru. Menunjang hal itu, pihak rumah sakit tengah menyiapkan sumber daya manusia (SDM) tenaga dokter dan perawat.

Direktur RSUD Papua Barat, Arnoldus Tiniap, mengatakan untuk empat rujukan itu, sambil menunggu peralatan juga perlu persiapan dokter hingga perawat.

“Nanti kita mendapat pengakuan dari RS rujukan nasional. Jadi, melalui RS rujukan itu kita akan mendapatkan bimbingan sisi penataan, alur pelayanan, dan persiapan pelatihan bagi tenaga dokter dan perawat. Tinggal pemerintah daerah menyiapkan kekurangan SDM,” kata Arnoldus, Senin (5/12/2022).

Arnoldus mengungkapkan, empat rumah sakit yang akan memberikan pengakuan, yakni Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo untuk ginjal-hipertensi, Rumah Sakit (RS) Kanker Dharmais, Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jantung Harapan Kita, dan rumah sakit saraf di Jakarta.

Kata dia, dalam waktu dekat akan dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dengan rumah sakit rujukan nasional.

“Akan menghitung semua pada tahun depan. Jadi, mengontrak mereka pada saat alat tiba. Kalau dokter sebenarnya lebih siap. Yang perlu disiapkan di awal tahun tenaga perawat dan tenaga yang lain. Supaya kalau sudah siap dan peralatan sudah ada, dokternya tinggal datang saja,” paparnya.

Soal biaya pelatihan bagi tenaga perawat, kata dia, sudah dianggarkan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk Papua Barat 2023.

Perlu diketahui, mulai tahun depan Kemenkes akan mengembangkan RSUD Papua Barat menjadi rujukan kanker, jantung, saraf (stroke), dan ginjal-hipertensi. (LP9/Red)

Latest articles

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

0
PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai ajakan yang berpotensi mengganggu...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...