25.9 C
Manokwari
Jumat, Maret 27, 2026
25.9 C
Manokwari
More

    Balitbangda Gelar Rakor dengan Mitra Pembangunan di Papua dan Papua Barat

    Published on

    MANOKWARI, Linkpapua.com- Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Papua Barat menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan mitra pembangunan di Papua dan Papua Barat, Selasa (7/9/2021).

    Dalam kegiatan yang berlangsung di Mansinam Beach Hotel, Kabupaten Manokwari, ini hadir sejumlah mitra pembangunan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat.

    Gubernur Papua Barat melalui Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Papua Barat, Raymond Yapp, mengungkapkan pemerintah ingin mengetahui sejauh mana koordinasi untuk capaian pembangunan berkelanjutan terlebih dengan disahkannya Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (UU Otsus).

    Baca juga:  Sejak 2017, Pemprov Papua Barat "Siram" Tambrauw Rp480,8 M untuk Bangun Jalan-Jembatan

    “Percepatan pembangunan menjadi salah satu rencana aksi untuk meningkatkan kualitas hidup. Sudah menjadi komitmen bersama pemerintah untuk menurunkan emisi. Papua dan Papua Barat menjadi pilot project dalam penataan ruang, salah satunya dengan mengavaluasi perizinan kelapa sawit,” kata Raymond, Selasa (7/9/2021).

    Baca juga:  Jelang Hari Bhayangkara Ke-79, Biro SDM Polda Papua Barat Gelar Bakti Religi

    Raymond mengatakan, dari 650 ribu hektare, hanya 70 ribu hektare yang sudah ditanam. Saat ini sudah ada 350 ribu hektare izin kelapa sawit yang sudah dicabut agar nantinya dikembalikan ke masyarakat adat. “Ini menjadi tantangan besar untuk pembangunan berkelanjutan,” katanya.

    Diharapkan agar ada informasi kemajuan dukungan dan kerja sama dari mitra pembangunan melalui perangkat daerah terkait.

    Baca juga:  Kabar Baik, RSUD Raja Ampat Kini Zero Kasus Covid-19

    Kepala Balitbangda Papua Barat, Charlie Heatubun, mengutarakan bahwa koordinasi ini untuk bersama-sama dari kedua provinsi dengan mitra pembangunan agar terlibat efektif dalam membantu pemerintah dalam implementasi program.

    “Kita harapkan mitra pembangunan bisa terlibat secara efektif dalam membantu pemerintah sesuai dengan komitmen. Pemerintah memerlukan peran mitra karena kita sendiri memiliki keterbatasan. Nantinya koordinasi ini akan dibagi sesuai dengan bidang-bidangnya,” ungkap Heatubun. (LP3/Red)

    Latest articles

    Polisi Buru 7 DPO Pembunuh Warga-Nakes di Tambrauw, Ini Identitas Pelakunya

    0
    SORONG, LinkPapua.id - Aparat Polda Papua Barat Daya menetapkan tujuh orang sebagai daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus pembunuhan di Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw....

    More like this

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...

    Kapolda Papare Hadiri Rapim Kodam XVIII/Kasuari, Perkuat Sinergitas TNI–Polri

    MANOKWARI, Linkpapua.id— Kapolda Papua Barat Irjen Pol Alfred Papare, S.I.K. menghadiri kegiatan Rapat Pimpinan...