24.6 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
24.6 C
Manokwari

Search for an article

More

    Banjir Terjang Wondama, Perkantoran dan 68 Rumah Terendam

    Published on

    WONDAMA, linkpapua.com- Sebanyak 68 rumah terendam banjir di Distrik Wondiboi, Kabupaten Teluk Wondama Senin (30/5/2022) dini hari. Banjir juga merendam Distrik Rasie—wilayah perkantoran Bupati Teluk Wondama.

    Banjir yang terjadi dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi yang melanda Teluk Wondama sejak Ahad malam hingga Senin dini hari. Akibatnya, debit air sungai yang membentang di dua distrik tersebut meluap dan membawa material berupa lumpur dan kayu.

    “68 kepala keluarga terdiri atas 200 lebih jiwa terpaksa mengungsi ke perkantoran bupati karena terdampak banjir Senin dini hari. Ketinggian air mencapai setengah meter dan masuk ke rumah-rumah warga di daerah Kaibi ini. Ini terjadi sekira pukul 02.00 WIT,” jelas Kalaksa BPBD Teluk Wondama Aser Waroy ketika dikonfirmasi dari Manokwari, Senin (30/5/2022).

    Kendati mengungsi, menurut Aser, BPBD tidak membuka tenda pengungsian bagi warga terdampak banjir. Sebab genangan banjir sudah surut dan warga sudah kembali ke rumahnya. Tidak ada rumah warga yang rusak pascabanjir.

    “Yang dibutuhkan saat ini adalah makanan dan air bersih. BPBD sudah mengoordinir air bersih untuk membantu membersihkan rumah-rumah warga. Kami juga dibantu personel TNI dan Polri. Infrastruktur yang rusak satu box culvert dan saluran drainase. Pasca banjir rumah-rumah warga tertimbun lumpur setebal 30 cm,” ujarnya.

    BPBD, lanjut Aser, mewaspadai kemungkinan adanya banjir susulan. Sebab, salah satu sungai di wilayah distrik Rasiei kian dangkal akibat tebalnya sedimentasi.

    Sementara, upaya pengerukkan sedimen belum dapat dilakukan karena keterbatasan alat berat.

    “Infrastruktur jalan di daerah terdampak banjir sudah bisa dilalui, sudah dibersihkan,” ujar Aser lagi.

    Terpisah, Kepala Distrik Rasiei, Yemima Masakeri menambahkan, wilayahnya juga terdampak banjir. Meski demikian, warga tidak ada yang mengungsi. Aktivitas masyarakat berjalan normal.

    “Sejak malam sampai dengan pukul 10.00 WIT baru aktivitas mulai longgar, pegawai juga baru mulai bergerak ke perkantoran,” katanya.

    Adapun Kepala Distrik Wasior, Alex Marani membenarkan, curah hujan yang turun sejak Ahad malam hingga Senin dini hari sempat menimbulkan kepanikan masyarakat di 9 kampung dan satu kelurahan sedistrik Wasior.

    “Debit air cukup deras hingga meluap ke badan jalan. Tetapi air tidak sampai masuk ke rumah-rumah warga. Banjir tidak terlalu parah seperti yang terjadi waktu lalu. Kami tetap waspada,” tutupnya. (LP2/red)

    Latest articles

    Persipegaf Bidik Prestasi Pertahankan Gelar Juara Liga 4

    0
    MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim juara bertahan Liga 4 provinsi Papua Barat Persipegaf Pegunungan Arfak menegaskan ambisinya untuk kembali meraih gelar pada musim kompetisi 2025/2026. Manager Persipegaf Jarinus...

    More like this

    9 Tim Siap Tampil di Liga 4 Papua Barat, Dibuka 31 Maret oleh Gubernur

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Panitia penyelenggara menggelar Match Coordinator Meeting (MCM) Liga 4 Papua Barat sebagai...

    Pertamina Patra Niaga Perkuat Stok BBM di Teluk Wondama

    TELUK WONDAMA, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga memastikan kapal pengangkut BBM ke Teluk Wondama sudah...

    Tingkatkan Kualitas Pendidikan, ‎Pemkab Manokwari Resmikan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri

    MANOKWARI, Linkpapua.id-Bupati Manokwari Hermus Indou meresmikan pembangunan SMP Negeri 22 Satu Atap Mubri pada...
    Exit mobile version