Berpotensi Tambah 2 Provinsi Baru, Papua Barat Kaji Usulan Pemekaran

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Provinsi Papua Barat berpotensi menambah dua provinsi baru sebagai bagian dari rencana pemekaran daerah otonomi baru (DOB). Pemerintah daerah kini tengah mengkaji usulan itu, sementara pemerintah pusat kembali membuka pembahasan DOB setelah sempat tertunda akibat moratorium.

Kepala Biro Pemerintahan Papua Barat, Oktavianus Mayor, mengungkapkan bahwa rencana pemekaran ini akan menjadi agenda dalam pertemuan seluruh provinsi di Papua dengan Komisi II DPR RI pada 13 Maret 2025.

Baca juga:  Catat Operasi Patuh Mansinam 2020 Di Mulai Hari Ini

“Yang selama ini dianggap oleh masyarakat suatu aturan undang-undang atau moratorium sebenarnya moratorium bukan merupakan aturan undang-undang. Hal itu hanya komitmen kesepakatan atau kebijakan menteri selama menjelang pelaksanaan pilres dan pilkada semua urusan pemekaran dihentikan. Setelah pelantikan semua kepala daerah urusan DOB akan mulai jalan,” ujar Oktavianus di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (7/3/2025).

Baca juga:  Hari Lahir Pancasila, Pj Gubernur PB: Jiwa Pemersatu Menuju Indonesia Emas 2045

Dia menjelaskan bahwa saat bertemu pihak kementerian di Jakarta beberapa waktu lalu, dirinya juga menanyakan rencana pemekaran 203 kampung di Manokwari Selatan. Selain itu, di Papua Barat sendiri ada wacana pembentukan beberapa kabupaten baru, yakni Kota Manokwari, Manokwari Barat, Moskona, Kokas, dan Sebyar.

“Sekarang sedang beredar mau tambah dua provinsi lagi di Papua Barat, tapi dari saya Biro Pemerintahan itu masih sebagai informasi dan kami belum kaji. Kemungkinan di luar sama masyarakat sudah menyusun timnya, aspirasi yang datang dari masyarakat, maka silakan,” katanya.

Baca juga:  Dana ZIS 2023, Baznas Papua Barat Bangun 24 Rumah Layak Huni di Manokwari

Mayor menegaskan bahwa saat ini fokus utama pemekaran di Papua Barat adalah pembentukan Kota Manokwari dan Manokwari Barat, karena kedua daerah ini telah dipersiapkan sejak lama. (LP14/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

PI 10 Persen Tak Kunjung Cair, Gubernur Papua Barat Desak Pemerintah Pusat Percepat Hak Migas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendesak pemerintah pusat mempercepat realisasi participating...

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...