Biro Hukum Kemendagri Terbitkan Noreg Perdasi Tata Cara Pemilihan Calon Anggota MRPB

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kunjungan Badan Pembuat Peraturan Daerah (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Papua Barat (DPR PB) ke Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berbuah hasil positif.

Dalam jangka waktu dua hari, Kemendagri melalui Biro Hukum menerbitkan nomor registrasi (noreg) revisi Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) Papua Barat Nomor 3 Tahun 2016 tentang Tata Cara Pemilihan Calon Anggota Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB).

Terbitnya noreg ini berdasarkan surat Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat Nomor: 188.34/161/SETDA-PB/ 2022 pada 15 Juni 2022.

Kemendagri langsung menjawab dengan Surat pemberian registrasi peraturan daerah yang ditandatangani Kepala Biro Hukum Kemendagri, R. Gani Muhammad, Nomor: 188.341/122/NR/BHK pada 17 Juni 2022 ditujukan kepada Sekda Papua Barat di Kabupaten Manokwari.

Baca juga:  Wamendagri soal Isu Pendefinisian Ulang Orang Asli Papua: Hoaks!

“Noreg Peraturan Daerah Provinsi Papua Barat tentang Tata Cara Pemilihan Anggota Majelis Rakyat Papua Barat: (8-92/2022),” demikian tertera dalam surat Biro Hukum Kemendagri Nomor: 188.341/122/NR/BHK 17 Juni 2022.

Wakil Ketua Bapemperda DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun, mengapresiasi kerja cepat Biro Hukum Kemendagri melakukan koordinasi terkait temuan pihak legislatif Papua Barat sehingga terbitlah noreg produk hukum yang prinsip dan urgen ini.

“Kami Bapemperda DPR Papua Barat mengapresiasi kepada Biro Hukum Kemendagri dan Direktorat PHD Dirjen Otda yang sudah melihat aspirasi dari DPR PB sehingga dalam waktu hanya dua hari surat ini ditelusuri dan akhirnya nomor registrasi diterbitkan,” kata Syamsudin kepada wartawan di sela-sela Rakernas Partai NasDem di JCC Jakarta, Jumat (17/6/2022).

Baca juga:  Direktur RSUD Arnoldus Tiniap: Pasien Covid-19 di Papua Barat Bergejala Ringan

Dikatakan Sase, sapaan akrabnya, dengan terbitnya noreg ini, maka Biro Hukum Setda Papua Barat segera mengundangkan dalam lembaran daerah sehingga dapat digunakan sebagai acuan hukum oleh Kesbangpol untuk melakukan tahapan dan seleksi calon MRPB.

Politisi NasDem ini berharap kepada Biro Hukum Kemendagri agar kerja cepat mengeluarkan noreg revisi Perdasus Nomor 3 Tahun 2019 tentang pengelolaan DBH Migas. “Perlu saya tegaskan, seluruh tahapan dan mekanisme sudah kami lewati dan pemberian pertimbangan MRPB pun sudah ada sehingga secara mekanisme sudah tidak ada masalah,” kata dia.

Baca juga:  Azizah Ma'ruf: Kampus Berperan Cegah Paham Radikal dan Konflik Sosial

Perdasus ini, lanjutnya, sangat penting karena berkaitan dengan sistem penganggaran dan mekanisme pembagian dana DBH Migas, berhubungan dengan pembahasan APBD 2023. “Kami minta Biro Hukum Kemendagri, Direktorat PDH, dan Biro Hukum Setda Papua Barat untuk segera menyelesaikan produk hukum ini supaya digunakan sebagai acuan oleh pemprov dan pemda dalam sistem pengalokasian anggaran,” jelasnya. (LP2/Red)

Latest articles

SMA Katolik Villanova Gelar SMAKVILL Cup, Wadah Bakat dan Sportivitas Pelajar...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – SMA Katolik Villanova Manokwari menggelar SMAKVILL Cup Basket 2026 sebagai wadah kompetisi dan pengembangan bakat olahraga pelajar di Manokwari, Papua Barat....

More like this

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi...

Kesbangpol Papua Barat Soroti Konten Kreator, Minta Informasi Tak Ganggu Stabilitas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat menyoroti pergeseran arus...

Kesbangpol Papua Barat Buka Ruang Kritik Media, Masukan Jurnalis Akan Dibawa ke Gubernur

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Papua Barat membuka ruang dialog...