BP Dukung Listrik Darurat di TMB dan Saengga, Genset Cadangan Dimanfaatkan PLN

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – bp Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dan PT PLN (Persero) mendapatkan persetujuan pemerintah untuk memanfaatkan sementara genset cadangan milik negara yang berada di bawah pengelolaan bp untuk operasi Tangguh LNG.

Pemanfaatan tersebut dilakukan guna mendukung penyediaan listrik darurat di Kampung Tanah Merah Baru (TMB) dan Kampung Saengga, yang mengalami pemadaman sejak 5 Januari 2026 akibat kerusakan trafo milik PLN.

Dalam keterangan resminya, bp menyampaikan bahwa kondisi padamnya pasokan listrik telah berdampak besar terhadap aktivitas masyarakat, fasilitas umum, kegiatan ekonomi, hingga operasional pompa air bersih yang sangat dibutuhkan warga, terutama di bulan Ramadan.

Baca juga:  Pemerintah Siap Bangun 463 Unit Rumah Untuk Korban Kebakaran Borobudur

Perusahaan berharap, penggunaan genset cadangan tersebut dapat menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu perbaikan permanen trafo oleh PLN sebagai pihak yang berwenang dalam penyediaan layanan kelistrikan.

“Kami memahami sepenuhnya dampak yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman listrik ini. Sejak awal, fokus kami adalah memastikan keselamatan, membantu menjaga kebutuhan dasar warga—terutama akses air bersih—serta mendukung PLN untuk menemukan solusi darurat yang dapat segera dijalankan,” ujar VP Communications & External Affairs bp Indonesia, Becky Unidjaja Senin,(2/3/2026)

Baca juga:  Suara Terbanyak, Tokoh Papua Barat: Orgenes Wonggor Layak Jadi Ketua DPRPB

Ia menambahkan, melalui kerja sama erat dengan PLN, Pemerintah Daerah dan instansi terkait, diharapkan kondisi kelistrikan di TMB dan Saengga dapat segera tertangani sembari menunggu perbaikan permanen dari PLN.

Sejak awal gangguan terjadi, bp sebagai operator Tangguh LNG telah melakukan koordinasi intensif dengan PLN di berbagai tingkatan, Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni, serta pemangku kepentingan lainnya. Perusahaan juga menjaga komunikasi berkelanjutan dengan masyarakat agar perkembangan penanganan dapat dipahami secara transparan.

Selain menyediakan genset cadangan beserta peralatan pendukungnya, bp turut mengambil langkah konkret dengan menyediakan bahan bakar minyak (BBM) guna menjaga operasional pompa air bersih, sehingga distribusi air kepada masyarakat tetap berjalan selama masa pemadaman.

Baca juga:  PAD tak Optimal, ini Sederet Koreksi Fraksi Golkar untuk Gubernur PB

bp menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi Tangguh LNG. Adapun tanggung jawab penyediaan dan pemulihan layanan kelistrikan kepada masyarakat tetap berada sepenuhnya pada PLN sesuai ketentuan yang berlaku.

Perusahaan menyatakan akan terus memantau perkembangan di lapangan dan melanjutkan koordinasi dengan seluruh pihak terkait hingga pasokan listrik kembali normal.(LP14/Red)

Latest articles

Mengatasi Defisit Listrik di Manokwari, PLN Siapkan Tambahan Pasokan 10 MW

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Sistem kelistrikan di Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit daya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN menyiapkan pembangkit sewa dengan kapasitas 10 megawatt (MW)...

More like this

Mengatasi Defisit Listrik di Manokwari, PLN Siapkan Tambahan Pasokan 10 MW

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sistem kelistrikan di Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit daya. Untuk mengatasi kondisi...

Administrasi Beres, Wabup Mugiyono Sebut Agenda Pelantikan Pejabat Manokwari Tinggal Tunggu Waktu

MANOKWARI, Linkpapua.id- Wakil Bupati Manokwari Mugiyono menegaskan bahwa proses pelantikan pejabat dan penunjukan Pelaksana...

Wabup Mugiyono: Jangan Sudah Tidak Apel, Tidak Kerja, Tapi Tuntut TPP Cepat

MANOKWARI, Linkpapua.id— Wakil Bupati (Wabup) Manokwari Mugiyono memberikan teguran keras kepada Aparatur Sipil Negara...