BPS Papua Gelar Rekonsiliasi Data Prelist SBR, Perkuat Basis Data Usaha Jelang Sensus Ekonomi 2026

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Papua Barat menggelar kegiatan Rekonsiliasi Data Prelist Statistical Business Register (SBR) sebagai langkah strategis untuk memastikan keakuratan data pelaku usaha di wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya.

Kegiatan yang digelar Selasa (21/4/2026) di aula BPS Papua Barat bertujuan menghimpun informasi terbaru dari berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), sekaligus memperkuat komunikasi dan sinergi dalam penyediaan basis data usaha yang valid dan mutakhir.

Baca juga:  Cuaca Ekstrem di Manokwari, Masyarakat Diimbau tak Berteduh di Dekat Tiang Listrik

Kepala BPS Papua Barat Merry dalam keterangannya menyampaikan bahwa rekonsiliasi data prelist SBR merupakan bagian penting dari persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai Mei hingga Agustus 2026.

“BPS memiliki tanggung jawab untuk melaksanakan sensus, termasuk Sensus Ekonomi yang merupakan kegiatan lima tahunan. Sensus ini akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai struktur dan karakteristik ekonomi di Indonesia, termasuk di daerah,” ujarnya.

Baca juga:  DPR Papua Barat Mulai Bahas RAPBD-P 2023 Pekan Depan

Ia menjelaskan, data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting dalam perumusan kebijakan ekonomi oleh pemerintah. Oleh karena itu, keakuratan dan validitas data menjadi hal yang sangat krusial.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pengembangan Statistical Business Register (SBR) menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi. SBR sendiri disusun dari berbagai hasil sensus dan survei sebelumnya yang terus diperbarui.

Baca juga:  Jaksa Agung Kaji Penerapan Hukuman Mati untuk Kasus Mega Korupsi

“Diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh pihak untuk mewujudkan Sensus Ekonomi yang berkualitas. Ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Melalui kegiatan rekonsiliasi ini, BPS Papua berharap seluruh pihak terkait dapat berkontribusi aktif dalam penyempurnaan data, sehingga hasil Sensus Ekonomi 2026 nantinya benar-benar mencerminkan kondisi riil dunia usaha di Papua.(LP3/Red)

Latest articles

Wamendagri soal Isu Pendefinisian Ulang Orang Asli Papua: Hoaks!

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk membantah kabar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mendefinisikan ulang Orang Asli Papua (OAP). Ribka...

More like this

Alami Patah Tulang, Warga Manokwari Rasakan Ketenangan Berobat dengan JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Muhammad Ramadhan (27), warga Kabupaten Manokwari, Papua Barat, merasakan ketenangan menjalani...

Minyak Dunia Fluktuatif, Pertamina Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik

JAKARTA, LinkPapua.id – PT Pertamina Patra Niaga memastikan tarif BBM bersubsidi jenis Pertalite dan...

Dukung Transmigrasi Lokal, Pemkab Manokwari Siapkan 8 Lokasi Strategis

MANOKWARI, Linkpapua.id— Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan delapan lokasi strategis untuk mendukung pelaksanaan program transmigrasi...