Buka 20 Pangkalan Baru Minyak Tanah, CV Sugandi Jamin Stok Aman Hingga Lebaran

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Agen penyalur minyak tanah di Kabupaten Teluk Bintuni,
CV Sugandi Qolbi Barokah memastikan kebutuhan minyak tanah di Bintuni akan terpenuhi hingga Lebaran Idul Fitri. CV Sugandi menyebut telah membuka 20 pangkalan baru hingga tidak akan terjadi antrean.

“Kami telah membuka 20-an pangkalan minyak tanah baru yang tersebar dari wilayah SP, Kilo, Sibena, Stenkool dan Meyado,” terang Sugandi, pemilik CV Sugandi Qolbi Barokah, Sabtu (8/4/2023).

Ia mengungkapkan, penempatan pangkalan sengaja dipilih di kawasan padat penduduk agar lebih dekat dalam menjangkau pelayanan ke masyarakat.

Baca juga:  Terima Rekomendasi Demokrat, DoaMu: Kami Siap Menangkan Pilgub Papua Barat

Menurut Sugandi, agar tidak terjadi kelangkaan, pihaknya secara periodik memasok setok minyak tanah di semua pangkalannya sebelum persediaan komoditi tersebut habis.

“Intinya sebagai agen minyak tanah, saya tidak ingin ada lagi kelangkaan minyak tanah di masyarakat. Dari puluhan pangkalan baru yang saya buka, ini juga bertujuan mengurai antrian saat pembelian minyak tanah, yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” ujar Sugandi.

Untuk memastikan pasokan berjalan baik ke pangkalan, Sugandi bahkan tak segan ikut turun langsung saat mobil tangki miliknya bongkar muatan ke pangkalan.

Baca juga:  Pertamina Jaga Stabilitas Minyak Tanah di Timika

“Saya hanya ingin memastikan semua SOP dalam pendistribusian minyak tanah ke pangkalan, berjalan baik. Karena ini komoditi yang disubsidi oleh pemerintah untuk masyarakat,” tukasnya.

Menyinggung soal Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak tanah di Teluk Bintuni yang berbeda dengan daerah lain, pengusaha asal Bima, Nusa Tenggara Barat beralasan, karena faktor jarak pendistribusian yang harus ditempuh transporter dari Depo Pertamina di Manokwari ke Teluk Bintuni.

Kata dia, jarak tempuh dan kondisi medan perjalanan menjadi salah satu faktor penentu dalam menetapkan HET minyak tanah di Teluk Bintuni. Dijelaskan Sugandi, meski BBM jenis minyak tanah ini mendapatkan subsidi dari pemerintah, tapi untuk komponen transporter menjadi beban dan tanggung jawab agen.

Baca juga:  DPRK Teluk Wondama Sidak Pangkalan Minyak Tanah, Stok Kosong dan Harga Melonjak

“Bunyi subsidi itu, adalah saat kita tebus DO di Depo Pertamina. Tapi dari Depo ke wilayah penjualan, itu menjadi tanggung jawab agen. Makanya, kenapa harga minyak tanah di Bintuni berbeda dengan di Manokwari, karena ada beban biaya distribusi yang harus kami tanggung sendiri,” ujarnya. (LP5/red) 

Latest articles

Ketua DPRP Papua Barat Desak Penanganan Asap TPA Sowi Gunung, Warga...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPR Papua Barat Orgenes Wonggor mendesak pemerintah segera menangani persoalan asap dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sowi Gunung di Manokwari,...

More like this

Hasil Seleksi Ketat, Papua Barat Siapkan 30 Penyanyi untuk Paduan Suara Upacara HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyiapkan 30 anggota paduan suara untuk...

Pemkab Bintuni Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025, Realisasi Pendapatan Rp2,62 Triliun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menyampaikan Rancangan Peraturan...

Aspirasi Orang Tua dan Siswa Membuahkan Hasil, Pemda Manokwari Tambah Rombongan Belajar di SMA Negeri 1 Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Perjuangan panjang puluhan calon siswa bersama orang tua untuk memperoleh kursi...