Buka Raker Bupati se-Papua Barat, Gubernur Dominggus Tekankan Pemerataan Pembangunan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menekankan pemerataan pembangunan dalam rapat kerja (raker) bupati se-Papua Barat 2026. Dia menyoroti masih adanya kesenjangan di berbagai sektor yang perlu segera ditangani.

“Pemerataan pembangunan menjadi fokus utama. Masih terdapat kesenjangan dari sisi infrastruktur, pendidikan, kesehatan, maupun peluang ekonomi,” ujar saat membuka raker yang berlangsung di Hotel Aston Niu, Manokwari, Rabu (16/4/2026).

Dominggus menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Kolaborasi dinilai krusial untuk mempercepat pembangunan yang merata di Papua Barat.

Dia menyebut Papua Barat memiliki potensi besar dari sumber daya alam dan keanekaragaman hayati. Namun, daerah ini masih menghadapi tantangan infrastruktur, kondisi geografis, dan ketimpangan antarwilayah.

Baca juga:  Pengelolaan Kampung Berkualitas, BKKBN Sebut Papua Barat Punya Banyak PR

Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi. Pembangunan juga harus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan.

Raker tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat koordinasi kebijakan. Agenda yang dibahas mencakup penguatan ekonomi daerah hingga pemberdayaan orang asli Papua (OAP).

Selain itu, dibahas pula penyusunan regulasi pelaku usaha OAP dan basis data tunggal. Langkah ini diharapkan mendukung kebijakan yang lebih tepat sasaran.

Dominggus juga menyoroti dinamika pemekaran wilayah di Papua Barat. Tercatat sekitar 938 usulan pemekaran kampung persiapan dan 12 usulan kabupaten/kota masih berproses di pusat.

Baca juga:  Distrik Prafi Borong Juara Lomba Pengendalian Inflasi Pangan Papua Barat 2023

Penyelesaian batas wilayah antar daerah turut menjadi perhatian pemerintah. Sejumlah batas yang belum tuntas meliputi Manokwari Selatan–Teluk Wondama, Teluk Bintuni–Fakfak, dan Manokwari–Tambrauw di Papua Barat Daya.

Dia mengingatkan para bupati untuk meningkatkan capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM). Evaluasi kerja sama daerah juga diminta agar lebih efektif dan berdampak bagi masyarakat.

Dalam forum itu, Dominggus menyampaikan arahan kementerian terkait. Program yang didorong antara lain desa wisata, digitalisasi desa, dan pembangunan pasar rakyat.

Baca juga:  Momentum HUT Ke-23, Waterpauw Paparkan Enam Visi Pembangunan Papua Barat

Penguatan sektor pertanian juga menjadi fokus melalui komoditas unggulan. Komoditas yang dikembangkan meliputi pala, kakao, dan singkong.

Dominggus menekankan pentingnya perencanaan dana abadi daerah. Langkah ini dinilai strategis untuk menjamin keberlanjutan pembangunan.

Dia juga mendorong pemberdayaan ekonomi OAP sebagai pelaku utama pembangunan. Tantangan seperti akses modal, kapasitas manajerial, dan akses pasar perlu diatasi.

Di akhir arahannya, Dominggus mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas keamanan. Dia juga meminta kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat dinamika cuaca.

“Keberhasilan pembangunan Papua Barat membutuhkan kolaborasi yang kuat, sinergi yang solid, dan komitmen bersama,” tegasnya. (LP14/red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Gubernur Lepas 210 Peserta Ziarah Keagamaan Papua Barat, Minta Jadi Teladan Masyarakat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan melepas 210 peserta program perjalanan keagamaan...