Bupati Elisa Auri di Seabad Nubuatan Kijne: Wondama Tanah Diberkati

Published on

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Bupati Teluk Wondama Elisa Auri menyebut Teluk Wondama adalah tanah yang diberkati dan menjadi saksi peradaban besar bagi orang Papua. Ia menyampaikan pesan itu saat ibadah puncak perayaan satu abad Nubuatan IS Kijne di Lapangan Miei, Wasior, Sabtu (25/10/2025).

“Dari tanah yang diberkati ini kita menumbuhkan tanah-tanah yang lahir di tanah ini di Teluk Wondama. Di tanah ini ada peradaban yang bersejarah bagi orang Papua,” ujar Elisa.

Baca juga:  Resmi! DPRK Wondama Umumkan Elysa Auri-Anthonius Marani sebagai Bupati-Wabup Terpilih

Elisa mengatakan peringatan satu abad ini menjadi refleksi tentang peradaban yang telah membawa Papua lebih maju 100 tahun lalu. Ia menyebut kunjungan para misionaris bukan hanya membawa berkat, tetapi juga jalan terang bagi orang Papua.

“Peradaban sejati bukan warisan namun nilai, moral dan pendidikan yang ada merupakan sarana untuk membangun tanah ini,” tuturnya.

Menurut Elisa, bukti nyata peradaban itu kini terlihat dari banyaknya orang Papua yang menjadi guru, dokter, anggota militer, bahkan pemimpin daerah. Ia menyebut hari ini adalah saksi hidup dari perjalanan panjang peradaban tersebut.

Baca juga:  Bupati Hendrik Mambor "Bersih-Bersih", 134 Pejabat Digeser

Elisa menegaskan komitmennya memperkuat identitas Wondama sebagai kabupaten peradaban di tanah Papua. Ia mengatakan sejumlah program strategis telah disiapkan untuk menandai semangat itu.

Salah satunya adalah peletakan batu pertama pembangunan patung Domine Isak Samuel Kijne yang dianggap sebagai simbol warisan peradaban. Selain itu, pemerintah juga akan membangun Universitas Domine Isak Samuel Kijne serta meluncurkan proyek infrastruktur Bandara Isak Samuel Kijne.

Baca juga:  Pedagang UMKM Harap Berkah dan Untung di Perayaan 1 Abad Nubuatan Kijne

Elisa menambahkan bahwa batu peradaban di situs Aitumieri kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional. Ia berharap tempat itu menjadi rumah peradaban bagi semua manusia.

“Tempat ini adalah situs besar dan menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengelola, dan melestarikannya agar sejarah ini tetap dikenal,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Haryono May: Pelatih dan Wasit Harus Jadi Pilar Kemajuan Basket Daerah

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Barat resmi menutup rangkaian Pelatihan Pelatih dan Wasit Lisensi C Zona...

More like this

Haryono May: Pelatih dan Wasit Harus Jadi Pilar Kemajuan Basket Daerah

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Papua Barat...

Bahaya Investasi Ilegal-Judol, OJK Gencarkan Edukasi Keuangan di Teluk Wondama

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya...

PI 10 Persen Migas Bintuni Jadi Sorotan, Kabupaten Dinilai Punya Hak di Blok Kasuri

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kabupaten Teluk Bintuni menjadi salah satu daerah dengan cadangan gas alam besar. Saat...