Dari Pembukaan Pesparani Katolik Nasional II: Bukti Harmoni Sesama Anak Bangsa

Published on

KUPANG, Linkpapua.com – Sebanyak 34 delegasi dari seluruh provinsi siap berlomba pada Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional II Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tak hanya jadi pesta keagamaan, ajang ini juga menjadi harmoni sesama anak bangsa.

Pesparani Katolik Nasional II dibuka, Jumat (28/10/2022), di Stadion Oepoi Kupang, NTT. Pembukaan bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda ke-94.

Ketua Umum Pelaksana Pesparani Katolik Nasional II, Jamaludin Ahmad, mengatakan Pesparani Katolik Nasional II seharusnya dilaksanakan pada 2020 lalu. Namun, diundur ke 2022 karena memuncaknya pandemi Covid-19.

Baca juga:  Resmi! Kontingen Papua Barat Dilepas ke Ajang Pesparani Katolik II Kupang 

“Ajang ini diikuti oleh 3.000 kontestan dari 34 provinsi di Indonesia. Selain untuk acara keagamaan, kehadiran kontestan dan ofisial masing-masing diharapkan dapat menggerakkan perekonomian di Kota Kupang,” ujar Jamaluddin yang juga Ketua Pengurus Nahdlatul Ulama (PWNU) NTT.

Jamaluddin mengungkapkan, Pesparani merupakan salah satu momen pertemuan terbesar umat Katolik se-Indonesia. Selain unsur pemerintahan, Pesparani Katolik Nasional II juga dihadiri para uskup dari seluruh keuskupan se-Indonesia.

Baca juga:  Kementerian PKP-PWI Fasilitasi 5.000 Rumah Bersubsidi untuk Wartawan

Lembaga Pembinaan Pesparani Katolik Nasional (LP3KN) sendiri adalah lembaga yang bergerak di bawah Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Katolik Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Salah satu misi LP3KN adalah menggali, mengembangkan, dan melestarikan kekayaan seni budaya gerejani beserta kandungan nilai spiritualnya dalam perpaduan seni budaya lokal sebagai bagian dari kekayaan iman yang perlu diwarisi dan dikembangkan gereja.

Baca juga:  Kontingen Papua Barat Tak Patok Target di Pesparani Katolik Nasional II Kupang

Ketua Umum LP3KN, Adrianus Meliala, menyatakan bahwa Pesparani Katolik Nasional II melambangkan kehidupan beragama di Indonesia yang harmonis seperti ditunjukkan dengan keterlibatan organisasi lintas keagamaan dalam kepanitiaan.

Sementara itu, Jamaludin menambahkan keterlibatan pemuda lintas agama dalam kepanitiaan Pesparani merupakan satu bentuk konkret bentuk penguatan sesama anak bangsa. (LP8/Red)

Latest articles

Papua Barat Lepas 20 Peserta MTQ Korpri Nasional, Bawa Target Perbaikan...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat melepas 20 peserta untuk mengikuti MTQ Korpri tingkat nasional ke-8 di Makassar dan Pangkep, Sulawesi Selatan...

More like this

MUI: Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Agustusan Hukumnya Haram

JAKARTA, LinkPapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan pria yang mengenakan pakaian wanita, termasuk...

Pemerintah Salurkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda untuk Gaji ASN-PPPK

JAKARTA, LinkPapua.id – Pemerintah akan menyalurkan bantuan Rp20,5 triliun kepada 490 pemerintah daerah (pemda)...

BPJS Kesehatan Luncurkan NADI JKN, Solusi Menabung untuk Jaga Keaktifan Peserta

JAKARTA, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan meluncurkan program NADI JKN (Menabung Demi Iuran JKN) untuk...