Deklarasi Damai, FKUB Bersama Seluruh Komponen di Papua Kutuk Keras Aksi Terorisme

Published on

SENTANI, Linkpapuabarat.com-Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua bersama segenap elemen masyarakat mengecam keras peristiwa bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar dan penyerangan Mabes Polri Jakarta beberapa hari lalu.

Pernyataan sikap dalam Deklarasi Damai dari Tanah Papua dibacakan oleh Wakil Ketua FKUB yang juga Ketua MUI Papua KH Syaiful Islam Al Payage. Didampingi Ketua FKUB Papua Pendeta Lipius Biniluk, Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto, Komandan Lanud Silas Papare Marsma TNI Budhi Achmadi, pejabat TNI-Polri, tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat yang di Sentani, Sabtu (3/4).

Baca juga:  Tok! Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada Kamis 19 Februari 2026

Dalam pernyataan sikapnya, FKUB Papua mengutuk keras dan mengecam setiap aksi terorisme bom bunuh diri. Untuk itu, FKUB Papua mengimbau dan mengajak seluruh komponen masyarakat dan umat beragama tetap tenang dan mempercayakan proses hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Baca juga:  PWI Pusat Kembali Tempati Sekretariat di Gedung Dewan Pers

“Kami bertekad menjadi yang terdepan dan bersama segenap komponen bangsa untuk terus merawat kerukunan beragama demi tetap tegaknya persatuan dan kesatuan bangsa,” kata KH Syaiful Islam Al Payage.

FKUB Papua juga mengajak seluruh komponen masyarakat dan umat beragama di Papua untuk menolak segala bentuk eksploitasi isu sara, intoleransi, radikalisme dan terorisme.

Baca juga:  Sri Andini, Komut BPI, Terus Berjuang untuk Pemanfaatan Dana Secara Nasional

Selain itu, agar radikalisme dan terorisme tidak berkembang di Indonesia, FKUB Papua berharap pemerintah melakukan seleksi atas sekte-sekte serta menindak dengan tegas lembaga yang tidak sesuai dengan hukum perundang-undangan yang berlaku.  (LPB2/red)

Latest articles

Bupati Hermus Bagikan DPA 2026, Pastikan Sekolah-Kesehatan di Manokwari Gratis!

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, memprioritaskan program pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Kebijakan...

More like this

Bahas Kebebasan Pers, Dewan Pers Bedah Kasus Pembatasan Konten Magdalene.id

JAKARTA, LinkPapua.id - Dewan Pers menggelar diskusi khusus untuk membedah kasus pembatasan akses konten...

Konsultasi ke WHO, BPOM Setujui Vaksinasi Campak untuk Dewasa

JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI resmi mengizinkan penggunaan vaksin...

BGN Klarifikasi Motor Listrik MBG: Realisasi 21.801 Unit, Bukan 70 Ribu

JAKARTA, LinkPapua.id - Badan Gizi Nasional (BGN) mengklarifikasi kabar pengadaan motor listrik untuk program...