Bupati Hermus Bagikan DPA 2026, Pastikan Sekolah-Kesehatan di Manokwari Gratis!

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, memprioritaskan program pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat akan direalisasikan pada tahun anggaran 2026. Kebijakan ini menjadi komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan dasar secara cuma-cuma.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Manokwari, Hermus Indou, usai membagikan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2026 di Kantor Bupati Manokwari, Selasa (14/4/2026). Kegiatan dihadiri seluruh jajaran perangkat daerah.

“Salah satu janji politik kita adalah pendidikan dan kesehatan gratis yang harus terealisasi tahun ini. Tahun lalu belum terealisasi karena masih dalam penataan,” ujar Hermus.

Baca juga:  Tim Pemekaran DOB Manokwari Barat Minta Gubernur PBD Ralat Usulan ke DPR RI

Hermus menyebut program ini sebagai warisan atau legacy yang diberikan kepada warga melalui APBD. Dia menekankan bahwa realisasi janji jauh lebih penting untuk meyakinkan masyarakat.

“Biarlah setiap tahun ada legacy dari APBD Manokwari yang merupakan janji politik ke masyarakat. Bukti jauh lebih meyakinkan,” tegasnya.

Pemerintah daerah mengakui adanya sorotan publik terkait keterlambatan eksekusi program ini pada tahun-tahun sebelumnya. Oleh sebab itu, seluruh jajaran diminta serius dalam menuntaskan target capaian di tahun berjalan.

Baca juga:  2024, Bupati Manokwari Ingin Seluruh Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Digital

Bupati juga mewanti-wanti para kepala sekolah agar tidak melakukan praktik pungutan liar atau menahan ijazah siswa. Ia menegaskan sanksi tegas berupa pencopotan jabatan bagi siapa saja yang melanggar aturan tersebut.

“Jaga citra pemda. Tidak boleh ada pungli di sekolah. Ayo kita semua awasi. Jika ada pungli, kepala sekolah akan diganti, apalagi yang menahan ijazah siswa karena itu dokumen negara,” ucap Hermus.

Baca juga:  RDP Soal Pejasa Ojek, DPRD Manokwari Desak Pemkab Segera Buat Regulasi

Dukungan anggaran telah disiapkan secara matang untuk menopang kebutuhan biaya SPP hingga seragam sekolah. Selain itu, alokasi dana tersebut dipastikan cukup untuk mengakomodasi pembayaran gaji guru honorer di Manokwari.

“Kita sudah jamin SPP, seragam sekolah dan juga gaji guru honor. Uang kita cukup,” katanya. (LP3/red)

Latest articles

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat Survei Indeks Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di Teluk Bintuni,...

More like this

Survei Kerukunan Bintuni, Wabup Joko Minta Data Disampaikan Objektif

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Wabup Teluk Bintuni Joko Lingara membuka Rapat...

Antisipasi Konflik Zona Merah, Kesbangpol Bintuni Masuk Kampung Perkuat Wawasan Kebangsaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat,...

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...