Dituding Provokasi Soal CPNS, Wakil Ketua DPRD Manokwari Angkat Bicara

Published on

MANOKWARI – Beredarnya video yang menyebutkan Wakil ketua DPRD Manokwari, Norman Tambunan memprovokasi masyarakat soal hasil seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)formasi 2018 oleh kelompok yang mengatasnamakan pencari kerja, langsung ditanggapi oleh Norman. Politisi Golkar tersebut mengaku tidak pernah melakukan provokasi seperti yang dimaksud dalam video tersebut.

“Tidak ada yang provokasi. Silakan tanyakan saja kepada teman-teman honorer yang datang sendiri minta ke DPRD untuk perjuangkan hak mereka setelah hasil CPNS Keluar. Itu karena mereka merasa tidak puas dan minta bertemu dengan saya. Pada pertemuan itu saya sampaikan kepada honorer bahwa mereka harus punya data. Saya juga sempat tanya apakah mereka punya forum atau tim honorer di kabupaten Manokwari seperti honorer yang di provinsi. Saat itu mereka bilang dulu ada tapi sekarang tidak ada lagi. Sehingga saya sampaikan bentuk tim biar punya data dan data yang real,”ujar Norman Senin (10/8/2020).

Baca juga:  Haryono May Dorong Pemda Perhatikan Kesejahteraan Petugas Sampah di Manokwari

Norman mengatakan kepada mereka perlu data baru agar tahu berapa jumlah tenaga honorer K2 , tenaga pendidikan, kesehatan dan tenaga administrasi.

“Honorer yang datang ke kami itu honorer yang berkerja diatas 5 tahun dan juga berusia 35tahun. Tidak ada yang mau jadi pahlawan. Jadi Jika di bilang itu bukan tugas DPRD itu salah. DPRD dan bupati sama-sama penyelenggara pemerintah. Kalau mereka datang apakah kita harus diam. Kalau diam buat apa kita duduk di DPR. Sehingga saya sampaikan ke mereka setelah punya data rampung bawalah resmi kepada DPRD. Nanti kita secara internal DPRD membahas ini . Selanjutnya akan kami undang pemkab kab Manokwari. Nanti setelah di bahas terus hasilnya bagaimana kita lihat nanti. Tapi perjuangan ini tetap berjalan .Kami juga akan komunikasikan lewat partai kami masing-masing yang ada perwakilannya di DPR RI untuk bicarakan hal ini,”jelas Norman.

Baca juga:  Pedagang Kelontong di Pasar Borobudur Tewas Dibacok, Pelaku Diamankan

Norman menjadikan aspirasi honorer tersebut tantangan baru bagi DPRD Manokwari.

Baca juga:  Rilis Akhir Tahun 2025, Polresta Manokwari Catat Angka Kejahatan Meningkat

“Apalagi ini memperjuangkan nasib ribuan orang dan sumpah jabatan kami pun mengamanatkan seperti itu siap memperjuangkan aspirasi rakyat yang kita wakili di DPRD ini adalah perwakikan dari seluruh masyarakat Manokwari tanpa membedakan siapapun,” kata Norman.

Dirinya mengakui perjuangan ini tidak semudah membalikan telapak tangan dan memerlukan waktu. Sebelumnya Menpan RB juga sudah sampaikan persoalan honorer akan di bereskan sampai tahun 2023.

“Untuk itu semua pihak diharapkan harus saling mendukung ,berdoa dan sama-sama berjuang sehingga perjuangan ini di berikan jalan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkas Norman. (LPB3/Red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

Pemkab Manokwari Pastikan Peserta JKN Tak Dibebani Iur Biaya Tambahan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemkab Manokwari, Papua Barat, bersama BPJS Kesehatan memperkuat kepesertaan dan keaktifan...

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...