MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak Persekutuan Kaum Bapak (PKB) klasis menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat. Dia meminta para anggota PKB ikut menjaga generasi muda dari berbagai persoalan sosial.
“Sebagai PKB kita semua bertanggung jawab untuk mengajak anak-anak kita menjauhi hal-hal yang merugikan anak-anak,” katanya saat mengikuti kegiatan di Gereja GKI Efrata Wosi, Manokwari, Minggu (27/9/2026).
Dominggus menilai peran orang tua penting dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Menurutnya, nasihat kepada anak harus disertai keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Dia juga meminta PKB ikut melindungi generasi muda dari minuman keras (miras), narkoba, HIV/AIDS, hingga kenakalan remaja. Menurutnya, tanggung jawab tersebut tidak hanya berada pada pemerintah, tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Mari kita lihat situasi dan kondisi terkini, di mana kita orang-orang tua sebagai PKB juga agar memberikan nasihat kepada anak-anak. Namun, kita sendiri harus bisa menjadi panutan,” ujar Dominggus.
Dominggus mengatakan anggota PKB memiliki peran sebagai pemimpin dalam keluarga sekaligus bagian dari kehidupan bergereja. Dia meminta setiap pemimpin menunjukkan sikap dan perilaku yang dapat menjadi contoh bagi orang-orang di sekitarnya.
“Ketika pemimpin jalan lurus, maka anggota-anggota juga mengikutinya. Karena itu, saya minta PKB klasis agar menjadi penuntun hidup yang baik,” tuturnya.
Selain persoalan keluarga dan generasi muda, Dominggus mengingatkan warga berhati-hati saat melakukan pembakaran di tengah kondisi cuaca panas. Dia meminta api tidak dibiarkan menyebar karena dapat memicu kebakaran.
“Jika ada yang ingin membakar harus diperhatikan dan dipastikan agar api tidak menyebar ke tempat lain,” imbaunya.
Dominggus juga mengajak anggota PKB ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Dia meminta persoalan di tengah masyarakat diselesaikan sejak dini melalui komunikasi agar tidak berkembang menjadi konflik.
“Kalau ada permasalahan, segera dituntaskan sejak dini sebelum memunculkan permasalahan yang lebih besar,” tegasnya.
Selain itu, Dominggus membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan masukan terhadap pemerintah. Dia menegaskan penyampaian aspirasi, termasuk demonstrasi, tetap harus mengikuti aturan yang berlaku.
“Banyak pihak-pihak yang sedang menunggu mengadudombakan kita ini agar konflik dan mereka manfaatkan untuk kepentingan mereka. Maka jika ada yang ingin demo menyampaikan kritik,masukan atau saran, silakan tempuh melalui aturan,” pesannya.
Dominggus berharap PKB berperan menjaga keharmonisan keluarga, gereja dan masyarakat. Dia juga meminta PKB ikut menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi muda di Papua Barat. (LP14/red)











